Minggu, 06/12/2020 00:11 WIB

Komisi VII DPR Dorong Fasilitas Kapal LIPI Ditingkatkan

Komisi VII DPR mendukung peningkatan fasilitas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) khususnya untuk penelitian laut di Provinsi Maluku. Hal ini menjadi penting karena untuk pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Wakil Ketua Komisi VII yang juga Ketua Tim Kunjungan Kerja ke Maluku Herman Khaeron bersama Tim Kunker Komisi VII meninjau fasilitas yang berada di Kantor LIPI Maluku. (Foto: Humas DPR)

Maluku - Komisi VII DPR mendukung peningkatan fasilitas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) khususnya untuk penelitian laut di Provinsi Maluku. Hal ini menjadi penting karena untuk pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi VII yang juga Ketua Tim Kunjungan Kerja ke Maluku Herman Khaeron, saat mengunjungi Kantor LIPI Maluku, Selasa (31/10). Menurutnya, LIPI membutuhkan kapal baru, mengingat kapal yang dimiliki sudah tidak berfungsi dengan baik.

"Untuk melakukan penelitian laut dalam tentunya LIPI butuh fasilitas kapal terbaru, karena kapal milik LIPI yang berada di Maluku ini sudah mangkrak dan tidak bisa dipergunakan karena sudah tidak sesuai dengan teknologi terbaru," kata Herman.

Tugas LIPI Regional Maluku sebagai peneliti laut dalam, kata Herman, tentunya kapal menjadi kebutuhan mendesak mengingat LIPI masih diberikan tugas oleh negara untuk meneliti Sumber Daya Alam (SDA). Maka dari itu Komisi VII DPR RI terus mendorong agar fasilitas yang dimiliki LIPI harus dilengkapi dengan teknologi terbaru.

"Kami melihat ini adalah skala prioritas dan musti disiapkan, bisa saja nanti di APBN perubahan kami berikan anggaran khusus untuk kapal," terang politikus Partai Demokrat itu.

Kata Herman, dua kapal milik LIPI yang berada di Maluku dan Jakarta ini tidak dapat mencukupi kebutuhan untuk meneliti karena 2/3 luas negara merupakan lautan. Nantinya, lanjut Herman, kapal juga akan ditambah agar dapat lebih mengoptimalkan kinerja untuk menggali sumber data laut yang ada di Indonesia.

Herman juga menginginkan percepatan pengadaan fasilitas alat pendukung. "Kalau LIPI tidak didukung dengan fasilitas alat yang memadai tentu kita akan kehilangan waktu untuk maju dari negara-negara lain," ungkapnya.

Ke depannya Komisi VII menginginkan penelitian juga tidak hanya menjadi `halte`, tapi juga dapat menjadi `terminal akhir` jadi bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia.

Kepala Biro Perencanaan LIPI Maluku Zarnal Arifin mengaku senang dengan keseriusan Komisi VII untuk memberikan fasilitas terbaik.

"Saya merasa sangat positif dengan kunjungan ini, Komisi VII menunjukan keseriusan dan komitmennya dalam peningkatan dana untuk infrastruktur riset," tuturnya.

Sehingga nantinya Indonesia dapat pengakuan internasional dalam bidang ilmu pengetahuan dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui aktivitas ilmiah, juga bermanfaat untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat yang adil dan makmur.

TAGS : Warta DPR Komisi VII DPR Herman Khaeron




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :