Minggu, 18/04/2021 07:43 WIB

Korut Kembangkan Sistem Satelit, Diduga Pendukung Nuklir

Media mengklaim Korea Utara telah melangkah ke tahap pengembangan satelit kerja bersamaan dengan Kwangmyongsong-4 yang berhasil ditempatkan di orbit pada Februari tahun lalu

Pyongyang Meluncurkan Rencana Percepatan Program Satelit Luar Angkasa (Foto: Reuters/KCNA)

Pyongyang - Media Korea Utara mengatakan, pemerintah Korea Utara akan mengembangkan program ruang angkasa untuk mengembangkan ekonominya dan memperbaiki kehidupan masyarakatnya. Ia berjanji akan meluncurkan lebih banyak satelit ke luar angkasa dalam program kerjanya lima tahun ke depan.

Dalam sebuah artikel berjudul "Unstoppable global trend, space development," Rodong Sinmun menyatakan, pembangunan ruang angkasa adalah hak independen bagi negara yang berdaulat. "Dalam rencana lima tahun ke depan, kami pengembangan ruang angkasa, dengan meluncurkan satelit kerja yang lebih banyak, seperti yang geostasioner, yang dapat berkontribusi untuk memperbaiki ekonomi dan kehidupan masyarakat," katanya.

Laporan tersebut muncul di tengah gerakan yang tidak biasa, seperti konstruksi baru yang terdeteksi baru-baru ini di lokasi peluncuran rudal jarak jauh Dongchang-ri di Provinsi Pyongang Utara.

Rencana peluncuran satelit tersebut dipandang membenarkan penembakan roket jarak jauh Korea Utara - Pyongyang melepaskan beberapa dari yang diklaimnya sebagai satelit, termasuk Kwangmyongsong-1 ke Kwangmyongsong-4, namun para ahli meyakini peluncuran tersebut merupakan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM), yang mana Korea Utara hampir selesai.

"Ini adalah tren global untuk mencari pembangunan ekonomi melalui program luar angkasa," kata surat kabar tersebut, mengutip perkembangan satelit di negara lain seperti Kamboja, Venezuela dan Myanmar, dilansir The Time Time, Selasa (31/10)

"Beberapa negara tertentu memanipulasi sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mencegah pengembangan ruang negara berdaulat yang sah hanya karena mereka merasa terganggu. Ini adalah pelanggaran hak pembangunan yang tidak dapat diterima," katanya.

Media mengklaim Korea Utara telah melangkah ke tahap pengembangan satelit kerja bersamaan dengan Kwangmyongsong-4 yang berhasil ditempatkan di orbit pada Februari tahun lalu. Korut mengklaim Kwangmyongsong-4 hanya untuk pengamatan di Bumi.

"Kami juga berhasil melakukan uji coba sebuah mesin roket untuk membawa jenis satelit stasioner yang baru, yang membuka jalan yang lebih luas untuk mencapai ruang angkasa," lapornya.

Voice of America baru-baru ini melaporkan dua bangunan baru terlihat di dekat lokasi Dongchang-ri.

TAGS : Korea Utara Luar angkasa Ekonomi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :