Rabu, 02/12/2020 09:33 WIB

Tak Puas Kinerja Pemprov Kalbar, Warga Ingin Pemimpin Baru

Mayoritas warga tidak puas dengan kinerja pemerintahan provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) dalam meningkatkan kesejahteraan.

Ilustrasi Pilgub 2018

Jakarta - Mayoritas warga tidak puas dengan kinerja pemerintahan provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) dalam meningkatkan kesejahteraan.

Hal itu berdasarkan hasil survei yang dirilis Indonesia Network Election Survei (INES) dalam rangka menyambut Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar 2018 dengan tema "Mengukur Keterpilihan Tokoh Tokoh Bakal Calon Gubernur yang Paling Layak Menggantikan Cornelis sebagai Gubernur Kalimantan Barat".

Direktur Eksekutif INES Sutisna mengatakan, aspek yang disoroti dari survei adalah sikap dan harapan warga Kalbar terhadap Pilkada, peta kekuatan para tokoh yang berpeluang maju dalam Pilkada Provinsi 2018, serta evaluasi publik atas kinerja Pemprov dan Pemerintah Pusat.

Sutisna menyebut, dari hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 69,3% responden menyatakan sangat tidak puas dengan kinerja Pemprov dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalbar.

Soal tingkat popularitas, lanjut Sutisna, tokoh-tokoh yang terjaring bursa Cagub Kalbar diantaranya adalah Sutarmidji (Wali Kota Pontianak Dua Periode), Adrianus Asia Sidot (Mantan Bupati Landak Dua Periode), Ria Norsan (Bupati Mempawah Dua Periode), Milton Crosby (Mantan Bupati Sintang Dua Periode), Hildi Hamid (Bupati Kayong Utara), Karolin Margret Natasa (Bupati Landak Periode 2017-2023), Lasarus (Anggota DPR Fraksi PDIP), dan Suryadman Gidot (Bupati Bengkayang).

"Dalam temuan survei, Milton Crosby dinilai sebagai tokoh yang memiliki tingkat popularitas tertinggi dalam hal yang positif. Milton Crosby dikenal secara baik oleh 76,4% responden," kata Sutisna, melalui rilisnya, Kamis (26/10).

Lalu, lanjut Sutisna, diurutan kedua Sutarmidji 73,6 % responden, Lasarus 71,4%, Adrianus Sidot 69,4%, Hildi Hamid 65,6%, Ria Norsan 64,7%, Karolin Margret Natasa 61,3%, dan Suryadman Gidot 60,7%.

Sementara itu, dari tingkat akseptabilitas, lagi-lagi Milton Crosby paling diterima oleh masyarakat Kalbar dengan hasil 81,8%. Sementara, di urutan kedua ada Sutarmidji memiliki tingkat akseptabilitas sebesar 78,7%, Hildi Hamid 74,4%, Lasarus 74,3%, Ria Norsan 72,4%, Adrianus Asia Sidot 70,7%, Suryadman Gidot 70,2%, Dan tingkat penerimaan publik terhadap tokoh yang paling rendah adalah Karolin Margret Natasa, yaitu hanya 51,2%.

Tak berhenti di situ, lanjut Sutisna, Milton Crosby pun menjadi tokoh yang dianggap memiliki tingkat kompentensi tinggi.

"Hal ini terjawab dari 85,6% responden yang menyatakan Milton Crosby sangat berkompeten menjadi seorang pemimpin. Berturut-turut di bawahnya ada Sutarmidji dengan 80,7%, Lasarus 78,6%, Adrianus Asia Sidot 77,6%, Hildi Hamid 73,3%, Suryadman Gidot 70,4%, Ria Norsan 68,4%, Dan Karolin Margret Natasa 51,8 %," ungkap Sutisna.

Sementara, kata Sutisna, dalam hal kapabilitas, Milton Crosby juga dinilai paling kapabel untuk menjadi seorang pemimpin di tingkat Provinsi.

"Responden yang memilih Milton Crosby cocok jadi Gubernur Kalbar adalah sebanyak 84,7% responden, Sutarmidji 80,6%, Lasarus 79,5%, Adrianus Asia Sidot 78,4%, Hildi Hamid 77,6%, Suryadman Gidot 70,4%, Ria Norsan 70,2 %, dan Karolin Margret Natasa 50,8 %," ujar Sutisna.

Diketahui, survei INES ini melibatkan 1984 responden yang tersebar secara proposional di 14 Kota/Kabupaten se-Kalimantan Barat. Penarikan sample sebanyak 1984 responden menggunakan metode multistage random sampling berdasarkan total populasi masyarakat Kalbar yang memiliki hak pilih. Adapaun, survei ini digelar pada 7-20 Oktober 2017, dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error ± 2,2%.

TAGS : Pilkada 2018 Pilgub Kalbar Hasil Survei




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :