Kamis, 19/09/2019 02:41 WIB

PILGUB JABAR 2018

Hasil Survei, Deddy Mizwar Lebih Dikenal Buruh

Jelang pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2018 mendatang, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (Demiz) sebagai tokoh yang paling dikenal para pekerja buruh.

Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar

Jakarta - Jelang pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2018 mendatang, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (Demiz) sebagai tokoh yang paling dikenal para pekerja buruh.

Hal itu berdasarkan hasil survei yang dirilis Lembaga Kajian Buruh Tani Nelayan Indonesia (LKBTNI) yang bertajuk "Memotret Tokoh yang Paling Layak Memimpin Jawa Barat Sebagai Gubernur Jawa Barat untuk Periode 2018-2023".

Ketua LKBTNI, Tri Sasono mengatakan, tokoh yang diuji dalam survei tersebut diantaranya, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar; Wali Kota Bandung Ridwan Kamil; Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat Dede Yusuf; Anggota DPR Fraksi PDIP Rieke Dyah Pitaloka; Ketua KADIN Jabar Agung Suryamal; Anggota DPR Fraksi PAN Dessy Ratnasari; Sekda Provinsi Jabar Iwa Karniwa; Kader PKS/Istri Gubernur Jabar Netty Prasetiyani Ahmad Heryawan; Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi.

Dari hasil survei menunjukan bahwa dari para tokoh yang diuji di kalangan kaum pekerja atau buruh, nama Demiz lebih dikenal dengan hasil 92,1 persen kaum pekerja yang ada di Jabar, sedangkan urutan kedua ditempati oleh Dede Yusuf yang dikenal oleh 81,2 persen.

"Ketiga Rieke Dyah Pitaloka 80,7 persen, Agung Suryamal 72,8 persen, Dessy Ratna Sari 70,1 persen, Iwa Karniwa 67,8 persen, Netty Prasetiyani Ahmad Heryawan 66,3 persen, Dedi Mulyadi 65,8 persen dan Ridwan Kamil yang katanya populer di medsos ternyata hanya dikenal oleh 63,7 persen kaum pekerja di Jabar," kata Tri, dalam rilisnya, Kamis (26/10).

Menurutnya, Demiz juga dianggap sebagai sosok yang ramah dan mendengar keluhan masyarakat ketika melakukan kunjungan kerja sebagai wakil gubernur maupun sebagai tokoh masyarakat. Hal ini terungkap dari 82,3 % responden mengatakan Dedmiz sosok yang merakyat.

Sedangkan, tokoh yang dinilai memiliki sifat merakyat dan ramah selanjutnya adalah Dedi Mulyadi yang dipilih oleh 78,4 % responden, Dede Yusuf 69,4%, Iwa Karniwa 68,4 %, Rieke Dyah Pitaloka 67,2%, Netty Prasetyani 62,3%, Dessy Ratnasari 61,2%, Agung Suryamal 60,7%, sementara Ridwan Kamil 52,3 % responden.

"Kepopuleran Deddy Mizwar, selain dikenal sebagai wakil gubernur juga dikenal sebagai bintang film yang sering mengisi film-film bertema religius saat mendekati bulan Ramadan," terangnya.

Sementara itu, dalam tingkat akseptabilitas, lanjut Tri, warga Jabar juga lebih banyak menerima pemeran tokoh Naga Bonar ini. Dimana, tingkat akseptabilitas Demiz mencapai 89,4%.

"Kemudian, di tingkat kedua diraih oleh Dedi Mulyadi sebesar 74,2,%, Dede Yusuf 73,7%, Agung Suryamal 71,6%, Iwa Karniwa 69,7%, Rieke Dyah Pitaloka 68,5%, Netty Prasetiyani 66,4%, Ridwan Kamil 55,4%, dan Dessy Ratnasari 54,3%," jelasnya.

Kemudian ketika ditanya secara spontan pada responden soal siapa yang akan dipilih jika Pilgub Jabar digelar hari ini, kata Tri, jawaban yang didapat sebanyak 36,4 % dari 1.710 responden juga memilih Demiz.

Lalu, di urutan kedua Dedi Mulyadi 11,7%, Rieke Dyah Pitaloka 7,3%, Dede Yusuf 6,4%, Iwa Karniwa 5,1%, Agung Suryamal 4,6%, Ridwan Kamil 4,2%, Netty Prasetiyabi 3,2% dan Dessy Ratnasari 2,6%.

"Sementara, yang memilih tokoh lain yang tidak diuji dalam survei ini sebanyak 4,2%, dan tidak menjawab sebanyak 14,3%," tukas Tri.

Tri melanjutkan, dari hasil survei ini, ada pergerakan yang cukup progresif terkait pilihan responden terhadap Demiz, yakni sebanyak 4,4 % dibandingkan tokoh-tokoh lain yang cenderung stagnan yang bergerak sekitar 1-2 % saja.

"Tak dipungkiri pengalaman Deddy Mizwar selama menjadi wakil gubernur dianggap mampu menahan gejolak politik masyarakat Jabar selama ini. Selain itu juga, keberpihakan Deddy Mizwar terhadap berbagai kasus rakyat mampu menggenjot elektabilitasnya, diantara kasus yang paling menonjol adalah penolakannya terhadap kasus Meikarta yang telah jadi perbincangan publik nasional," tandas Tri.

Sebagai informasi, survei LKBTNI kali ini dilakukan dengan menggunakan survei jajak pendapat dengan melakukan wawancara dan pengisian kuisioner kepada kaum pekerja Jabar yang berkerja di sektor formal dan informal.

Jumlah responden dalam survei tersebut sebanyak 1.710 warga Jabar yang memiliki hak pilih pada Pilgub Jabar tahun 2018. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 % dengan Margin of Error ± 2,37%. Dan waktu pelaksanaan survei dilakukan pada tanggal 7-18 Oktober 2017 di 612 Kecamatan di Jabar.

TAGS : Pilkada 2018 Pilgub Jabar Deddy Mizwar




TERPOPULER :