Senin, 24/09/2018 16:48 WIB

Waspada, 12 Koperasi ini Lakukan Investasi Bodong

Ada sekitar 12 koperasi diduga bermasalah dan melakukan praktik menyimpang dengan cara melakukan investasi bodong dan dikabarkan masih beroperasi.

Ilustrasi Uang Rupiah

Jakarta - Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno mengatakan, pihaknya sedang mengawasi dan mewaspadai keberadaan koperasi yang diduga bermasalah. Dan meminta seluruh Kepala Dinas di seluruh Tanah Air yang mengurus koperasi dan UKM, mempunyai keberanian menerapkan sanksi.

"Oleh karena itu, saya meminta seluruh Kepala Dinas yang mengurus koperasi dan UKM untuk punya keberanian menerapkan sanksi bila ditemukan koperasi bermasalah didaerahnya, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujar Suparno.

Ada sekitar 12 koperasi diduga bermasalah dan melakukan praktik menyimpang dengan cara melakukan investasi bodong dan dikabarkan masih beroperasi. Adalah Koperasi Cassava Agro (Bogor), KSP Pandawa Mandiri Grup (Kota Depok), KSP Wein Sukses (Kupang), KSPPS BMT CSI Syariah Sejahtera (Cirebon), KSPPS BMT CSI Madani Nusantara (Cirebon), Koperasi Pandawa/Koperasi Indonesia (Malang).

Kemudian,  Koperasi Bintang Abadi Sejahtera (Bogor), Koperasi Segitiga Bermuda (Gowa). Kemudian, Koperasi Merah Putih (Tangsel), Koperasi Budaya Bank Bumi Daya (Riau), Koperasi Harus Sukses Bersama (Jambi), dan Koperasi Karya Putra Alam (Gunung Putri, Bogor).

Ditegaskan Suparno lagi, termasuk membubarkan koperasi bila sudah tidak bisa lagi dibina. " Sehingga ke depan tidak akan ada lagi koperasi bermasalah," ujarnya dalam acara Workshop Pengendalian dan Pengawasan Koperasi Bagi Aparatur Kabupaten/Kota di Jawa Timur, di Kota Batu, Malang, Senin (23/10/2017).

Suparno menekankan pentingnya pengawasan terhadap koperasi. Dikatakannya,  sudah memberikan sanksi kepada 12 koperasi berskala nasional. "Reformasi Koperasi dicanangkan Kemenkop dan UKM bertujuan untuk menciptakan koperasi berkualitas. Untuk menuju ke arah itu, pengawasan menjadi faktor yang penting," ujarnya.

TAGS : Investasi Bodong Kementerian Koperasi dan UKM Investor




TERPOPULER :