Sabtu, 21/10/2017 15:26 WIB

Internasional

Diam-diam Amerika Selatan Kembangkan Senjata Ilegal

Keiginan itu terjadi di tengah bentrok dengan Korea Utara, dan keinginan melakukan decertify kesepakatan internasional seputar program nuklir Iran.

Presiden Amerika, Donald Trump (Foto: AFP / Saul Loeb)

Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara diam-diam ingin meningkatkan jangkauan senjata nuklir negara tersebut secara dramatis. Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan penasihat keamanan nasionalnya pada Juli lalu.

Keiginan itu terjadi di tengah bentrok dengan Korea Utara, dan keinginan melakukan decertify kesepakatan internasional seputar program nuklir Iran.

Trump berbicara pada Juli, menunjukkan bagan yang menunjukkan senjata nuklir Amerika Serikat yang telah meluncur dari ketinggian 32.000 di tahun 1960an. Trump mengatakan, ia ingin mengembangkan rudal tersebut saat ini, menurut laparon NBC yang pertama kali mengabarkan pada Rabu (11/10)

Amerika Serikat saat ini memiliki sekitar 4.000 hulu ledak nuklir yang diperuntukkan untuk digunakan dalam persediaan militernya, menurut Federasi Ilmuwan Amerika.

Dalam sebuah posting di Twitter pada Rabu, presiden tersebut mengatakan, "Fake @NBCNews membuat sebuah berita, saya menginginkan peningkatan sepuluh kali lipat dalam persenjataan nuklir Amerika Seriakat. Fiksi murni, dibuat hingga merendahkan. NBC = CNN!"

Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada bulan Februari bahwa dia ingin memastikan bahwa senjata nuklir AS berada di "bagian atas paket".

Meskipun presiden Amerika Serikat telah memodernisasi stok senjata selama bertahun-tahun, menambah persenjataan nuklir atau membangun jenis senjata yang dilarang akan menjadi pelanggaran perjanjian perjanjian, menurut NBC.

TAGS : Rudal balistik Korea Utara Amerika Serikat




TERPOPULER :

TERKINI

Komdis PSSI Kenakan Sanksi Madura United

Madura United oleh PSSI dinilai telah melakukan pelanggar...

SBY Puji Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Ketua Umum Partai Demokrat SBY menyampaikan ucapan selama...

Bosan Dikambing Hitamkan? Ikuti Tips Ini

Ini langkah-langkah buat kalian yang diperlakukan tidak a...

Kumpulkan Mainan, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Harnes menambahkan koleksinya hampir 2.000 keping, tapi d...

Ketua DPR: Pesantren Merupakan Roh Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri Haul ke-28...

Pemahaman Pancasila Bendung Paham Radikal

Pemahaman radikal ini sangat berbahaya sebab paham terseb...

HNW: Komunis Radikalisme Paling Radikal

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanaka...

Bantahan Mantan PM Malaysia, "Saya Tak Hina Orang Bugis"

Pernyataan itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis M...

Wow, Pemakaman Raja Thailand Habiskan Dana Rp1,2 Triliun

Sebuah pemakaman yang mewah akan digelar oleh kerajaan un...

Kendaraan Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal

Penembakan terjadi terhadap kendaraan patroli Security an...

Amerika Akui Senjata Kimia Bukan Perbuatan Assad

AS telah mengakui bahwa serangan senjata kimia Sarin yang...