Sabtu, 05/12/2020 18:11 WIB

Internasional

Maduro: Tank dan Rudal Siap Gempur AS

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mendesak angkatan bersenjata nasional bersiap untuk mempertahankan kedaulatan dan rakyat negara tersebut di tengah ancaman Amerika Serikat

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menghadiri sebuah pawai militer di Maracay, Venezuela, 26 September 2017 (Foto:Reuters)

Jakarta - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mendesak angkatan bersenjata nasional bersiap untuk mempertahankan kedaulatan dan rakyat negara tersebut di tengah ancaman Amerika Serikat. Hal itu disampaikan dalam pidatonya dalam parade militer yang diadakan di pangkalan udara El Libertador di negara bagian Aragua.

"Kami secara terang-terangan terancam oleh kerajaan kriminal paling banyak dalam sejarah umat manusia," kata Maduro, merujuk pada Amerika Serikat, dilansir RT, Kamis (28/9)

Maduro mengatakan Angkatan Darat Venezuela harus menjamin perlindungan dan memiliki senapan, rudal dan tank  untuk melindungi setiap inci wilayah nasional.

"Masa depan kemanusiaan tidak terletak pada ancaman serangan nuklir atau invasi militer," kata pemimpin Venezuela tersebut dalam pidatonya pada Selasa. Sebaliknya, katanya lebih lanjut, hubungan internasional harus didasarkan pada rasa hormat dan solidaritas.

Setelah pemilihan Presiden Venezuela, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Venezuela, yang menargetkan sektor energi di negara kaya minyak tersebut. Baru-baru ini, Presiden Donald Trump menjatuhkan sanksi tambahan negara Amerika Selatan yaitu larangan penerbangan bersama Korea Utara, dengan alasan ancaman terorisme.

Pada Selasa, Trump juga meminta Uni Eropa untuk bergabung dalam menjatuhkan sanksi kepada pemerintah Maduro. Tindakan AS memicu reaksi keras di Venezuela, yang menyebut tindakan Washington terorisme yang sarat kepentingan politik dan tindakan agresi.

Menteri luar negeri Venezuela, Jorge Arreaza, megkritik Trump di sebuah pos Twitter, ia menyebutnya Pemimpin Washington tersebut mendedikasikan dirinya secara obsesif untuk menyerang Venezuela alih-alih menangani kebutuhan orang-orang di Puerto Riko yang dilanda badai. Ia juga mengkritik presiden AS karena posisi intervensinya dan dukungannya terhadap elemen kekerasan dan ekstrimis di Venezuela.

TAGS : Venezuela Nicolas Maduro Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :