Selasa, 27/10/2020 07:51 WIB

Hari Ini, Densus 88 Beraksi di Bandung dan Karang Anyar

Polisi melakukan penjagaan ketat di lokasi penggeledahan. Polisi juga memasang garis batas polisi agar masyarakat tidak bisa mendekat lokasi.

Ilustrasi aksi penyergapan Densus 88

Karanganyar  - Rumah seorang terduga teroris digeledah Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri di Lereng Gunung Lawu Dukuh Segodo RT 01 RW 02 Desa Karang Karangpandan, Selasa (15/8).

Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB.  Menurut Kepala Dusun Karang Tarso polisi melakukan penggeledahan di rumah warganya yang bernama Ahmad Ramadhan Deny (31). Dia tinggal di rumah itu bersama istrinya, Ns, dan anaknya yang berusia tiga tahun.

Menurut Tarso warga mengetahui yang bersangkutan tinggal di desa ini, sejak 2014 hingga sekarang, tetapi mereka tidak tahun aktivitas sehari-hari yang bersangkutan. "Dia orangnya tertutup dan sering ikut pengajian-pengajian di luar daerah ini," kata Tarso.

Menurut dia, Ahmad diinformasikan ditangkap oleh Densus 88 usai melaksanakan shalat Magrib di Masjid At Taqwa sekitar 100 meter dari rumahnya, pada Senin (14/8), sekitar pukul 18.15 WIB. Polisi melakukan penjagaan ketat di lokasi penggeledahan. Polisi juga memasang garis batas polisi agar masyarakat tidak bisa mendekat lokasi.

Sebelumnya, Densus mengamankan lima orang terduga teroris di dua tempat berbeda di Kampung Jajaway, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung pada Selasa pukul 06.00 WIB.

"Betul penangkapan teroris tadi pagi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus di lokasi kejadian, Selasa.

Sebanyak tiga orang pelaku teroris ditangkap di Kampung Jajay RT 07 RW 18 Kota Bandung dan dua orang lainnya diamankan di RT 02 RW 17 Kampung Jajaway, Kota Bandung.

Saat ini, semua terduga telah diamankan di Mabes Polri, sementara di lokasi, tim dari penjinak bom (Jibom) Brimob Polda Jabar, tim inafis, serta jajaran Polrestabes Bandung, masih melakukan olah tempat kejadian.

Di sekitar lokasi pun petugas memasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut, karena dikhawatirkan terdapat bahan berbahaya. (Ant)

TAGS : Teroris Densus 88 Polri




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :