Kamis, 20/09/2018 21:54 WIB

INTERNASIONAL

Pekan Depan, AS Lakukan Penggerebekan Massal

Agen imigrasi Amerika Serikat merencanakan penggerebekan nasional minggu depan menangkap, antara lain, remaja yang memasuki negara tersebut tanpa wali dan diduga anggota geng

Asisten Direktur Imigrasi dan Petugas Penegakan AS Bidang Teknik Jorge Field (R), 53, dan Direktur Kantor Lapangan David Marin menangkap seorang pria di San Clemente, California, AS, 11 Mei 2017.

Washington - Agen imigrasi Amerika Serikat merencanakan penggerebekan nasional minggu depan menangkap, antara lain, remaja yang memasuki negara tersebut tanpa wali dan diduga anggota geng, dalam pelebaran tindakan Presiden Donald Trump terhadap imigran ilegal.

Penggerebekan tersebut direncanakan dimulai pad Minggu dan berlanjut sampai Rabu, menurut memo internal yang dilihat oleh Reuters. Remaja yang ditargetkan berusia 16 dan 17 tahun.

Dikutip dari Reuters pada Jumat (21/7), penggerebekan tersebut merupakan keputusasaan tajam dari praktik selama masa kepresidenan Barack Obama. Di bawah pemerintahannya, anak di bawah umur dapat  dideportasi jika mereka dihukum karena melakukan kejahatan, namun tidak ditangkap hanya karena aktivitas atau keanggotaan geng yang dicurigai.

Perhatian Imigrasi dan Bea Cukai AS mengatakan dalam pernyataan, seseorang dapat diidentifikasi sebagai anggota geng jika memenuhi dua atau lebih kriteria, termasuk memiliki tato geng, mengunjungi daerah yang terkenal dengan geng dan mengenakan pakaian geng.

Badan tersebut mengatakan tidak mengomentari rencana untuk operasi penegakan hukum di masa depan, namun ini berfokus pada individu-individu yang menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional dan keamanan publik.

Memo yang menginstruksikan untuk mempersiapkan penggerebekan tersebut tertanggal 30 Juni. Seorang pejabat Departemen Keamanan Dalam Negeri yang berbicara mengenai latar belakang mengkonfirmasi pada Jumat bahwa penggerebekan tersebut masih dijadwalkan untuk dilakukan, walaupun ICE masih dapat mengubah rencananya.

Trump, yang mengkampanyekan janji penegakan imigrasi yang tangguh, membuat anggota geng mendeportasi, terutama yang berasal dari Mara Salvatrucha yang berbasis di Salvador, atau MS-13, sebagai prioritas utama.

"Anda memiliki geng yang bernama MS-13. Mereka tidak suka menembak orang. Mereka suka memotong orang, melakukan hal-hal yang tidak dapat dipercaya," kata Trump pada  demonstrasi di Cedar Rapids, Iowa bulan lalu. Dalam pidato bulan Mei, presiden berjanji, akan mengusir geng keluar dari daratan Amerika.

TAGS : Amerika Serikat Geng Remaja Imigran ilegal




TERPOPULER :