Sabtu, 22/07/2017 19:50 WIB

Kata Menteri Nasir, Video Bully di Gunadarma Sudah Selesai

Menteri Nasir mengatakan, pihak universitas sudah bertemu dengan para pelaku dan juga korban perundungan.

Seorang mahasiswa Universitas Gunadarma (kiri) saat membully mahasiswa berkebutuhan khusus yang videonya viral di sosial media

Bali - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengatakan, kasus perorok atau "bullying" yang terjadi di Universitas Gunadarma, Jakarta terhadap mahasiswa berkebutuhan khusus yang videonya viral di sosial media, sudah selesai.

Kata Menteri Nasir, pemerintah sudah meminta agar pihak universitas segera menindaklanjuti kasus yang cukup memalukan di masyarakat. "Kasusnya  sudah diselesaikan. Begitu kasusnya muncul, kami langsung meminta agar pihak universitas menindaklanjutinya," ujarnya saat hadiri  Musyawarah Nasional (Munas) IV Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (AB-PTSI) di Seminyak, Kabupaten Badung, Bali, Senin.

Menteri Nasir mengatakan, pihak universitas sudah bertemu dengan para pelaku dan juga korban perundungan. Setelah itu, sudah diselesaikan permasalahan itu. Dan dimasa mendatang, kata Nasir, berharap tidak lagi terjadi di lingkungan kampus.

Jika terjadi lagi, maka pelakunya harus diberikan sanksi yang berat. "Jangan ada lagi, kasus - kasus seperti ini," katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti, Intan Ahmad, menyesalkan kejadian tersebut. "Peristiwa itu sangat menyedihkan dan tidak boleh terjadi," ujarnya.

Intan menjelaskan mahasiswa yang melakukan perundungan harus diproses supaya dapat memberikan efek jera. "Apalagi terjadi terhadap mahasiswa berkebutuhan khusus pula yang bisa berdampak tidak baik secara fisik maupun mental. Ini termasuk pelanggaran hak asasi manusia," kata Intan. Ant

TAGS : Video Bully Universitas Gunadarma Menristekdikti




TERPOPULER :

TERKINI

Siap-Siap, Pemerintah Ubah Sistem Perkuliahan Pancasila Semester Ini

Pancasila sudah tidak lagi pas jika hanya sebatas dihafal...

Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Membuka Kongres Pancasila

Kehadiran Jokowi dalam kegiatan kongres tahun ini merupak...

Konflik Timteng, Iran Siap Buka Dialog dengan Saudi

Teheran siap membuka dialog dengan Arab Saudi untuk menye...

Indonesia Kecam Kekerasan di Masjid Al-Aqsa

Pemerintah Indonesia menolak segala bentuk aksi kekerasan...