Minggu, 18/11/2018 06:24 WIB

Pembacokan Hermansyah, PR Kedua Polri

Kasus pembacokan pakar teknologi informasi (TI) Hermansyah menjadi pekerjaan rumah (PR) kedua aparat kepolisian.

Hermansyah

Jakarta - Kasus pembacokan pakar teknologi informasi (TI) Hermansyah menjadi pekerjaan rumah (PR) kedua aparat kepolisian setelah kasus penyiraman air keras penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Anggota Komisi III DPR Wenny Warouw mendesak, agar Polri mengungkap motif pembacokan Hermansyah dan juga kasus Novel yang hingga saat ini masih melempem penyelidikannya.

"Soal kasus Hermansyah itu PR kedua setelah kasus Baswedan melempem. Jangan jalan di tempat," kata Wenny, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa Selasa (11/7).

Politikus Partai Gerindra itu mengingatkan, kasus Hermansyah maupun Novel jangan dianggap remeh. Dia menegaskan jangan sampai penyidikan kedua kasus ini terbengkalai.

"Kejahatan jalanan jangan dipandang enteng. Apalagi kita tidak tahu modus operandinya apa, siapa aktor di belakang ini. Itu semua harus dibuka,"  katanya.

TAGS : Pembacokan Hermansyah Penyidik KPK Novel Baswedan




TERPOPULER :