Selasa, 24/11/2020 19:12 WIB

INTERNASIONAL

PM Singapura Dituding Adiknya Salahgunakan Kekuasaan

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, dituding oleh adik kandungnya sebagai pemimpin politik yang telah kehilangan kepercayaan dirinya dan menuduh kakaknya sebagai seorang yang menyalahgunakan kekuasaan.

PM Singapura, Lee Hsien Loong

Singapura - Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, dituding oleh adik kandungnya sebagai pemimpin politik yang telah kehilangan kepercayaan dirinya dan menuduh kakaknya sebagai seorang yang menyalahgunakan kekuasaan.

Kedua adik PM Singapura itu, Lee Wei Ling dan Lee Hsien Yang, membuat pernyataan publik yang dirilis pada Rabu (14/6) dengan menyatakan bahwa mereka terganggu dengan karakter, perilaku dan motif kepemimpinan perdana menteri dan istrinya.

"Kami merasa sangat sedih karena kami didorong pada posisi ini. Kami telah melihat wajah yang sama sekali berbeda dengan saudara laki-laki kami, yang sangat menyulitkan kami," tulis mereka dalam pernyataan publik.

Guardian melaporkan bahwa tampaknya ada persoalan dengan rumah keluarga, pengaruh ibu negara terhadap pemerintahan serta tuduhan bahwa perdana menteri telah secara tidak resmi mengumumkan ambisi politik untuk anaknya.

Sejak kematian ayah dan mantan pemimpin Singapura, Lee Kuan Yew, dua tahun yang lalu, saudara-saudara Lee Hsien Loong menyatakan bahwa mereka merasa terancam oleh penyalahgunaan posisi dan pengaruh kakaknya dalam pemerintahan Singapura dan untuk mendorong agenda pribadinya.

"Kami merasa kakak laki-laki kami ada dimana-mana (terlalu banyak memiliki otoritas-red)," kata Lee Hsien Yang, yang menjabat sebagai Ketua Otoritas Penerbangan. DIa dan istrinya sekarang terpaksa meninggalkan Singapura atas kekecewaannya.

Pernyataan suadara kandung Lee Hsien Loong itu tidak secara eksplisit menyebut bahaya yang ditimbulkan oleh Lee, namun mengatakan bahwa PM didorong oleh keinginan atas "kekuatan dan popularitas pribadi", yang memerah susu warisan ayahnya untuk tujuan politik.

"Kami merasa sangat tidak nyaman dan diawasi secara ketat di negara kami sendiri. Kami tidak memercayai Hsien Loong seabgai saudara laki-laki kami atau sebagai pemimpin. Kami telah kehilangan kepercayaan. Kami juga percaya, berdasarkan interaksi kami, bahwa PM dan istrinya memiliki ambisi politik untuk putra mereka, Li Hongyi," tulis mereka.

Lee Hsien Loong kemudian menanggapi pernyataan kekecewaan kedua adiknya dan mengatakan, "sangat sedih dengan tuduhan yang tidak menguntungkan tersebut."

Sebelum Lee Hsien Loong memerintah, adalah Lee Kuan Yew, yang menjadikan kota bekas koloni yang miskin sumber daya itu menjadi negara terkaya di Asia Tenggara dengan industri teknologi yang dinamis. Putra tertuanya dan pemimpin saat ini juga digambarkan memegang teguh kekuasaan dan popularitas yang meluas, memenangkan 83 dan 89 kursi dalam pemilihan 2015. Lee Kuan Yew memerintah dari tahun 1959-1990.[]

TAGS : singapura lee hsien loong otoriter




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :