Selasa, 24/11/2020 18:30 WIB

Daan Mogot Banjir, Macet Parah Sampai Tangerang

Ribuan rumah dan jalan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi 10 -150 centimeter.

Banjir di jalan Daan Mogot

Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Senin (22/2) malam hingga Selasa (21/2) pagi), telah membuat sejumlah wilayah di Ibukota terendam banjir. Hingga Selasa (21/2) sore, genangan banjir di Jalan Daan Mogot KM 13 bahkan belum surut dan menyebabkan arus lalu lintas di jalan utama yang menghubungkan Jakarta dan Tangerang itu macet parah.

Sebenarnya, banjir di Jalan Daan Mogot sudah tidak terlalu parah setelah adanya peninggian jalan yang mencapai hampir satu meter beberapa tahun lalu. Namun, derasnya curah hujan membuat genangan banjir masih terjadi, terutama dititik jalan di KM 13 yang belum ditinggikan. Genangan air pada Selasa (21/2) sore masih mencapai 40cm hingga 20cm yang membuat arus lalu lintas dari Jakarta menuju Tangerang tersendat.

Kemacetan parah di jalan Daan Mogot pun tak bisa dhindari, terlebih pada jam pulang kerja pada sore hari. Kemacetan di jalan tersebut bahkan mengular sampai ke wilayah Tangerang.

Sebelumnya, berdasarkan laporan masyarakat sebanyak 401 laporan mengenai banjir di Jakarta dan sekitarnya, diketahui bahwa ribuan rumah dan jalan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi 10 -150 centimeter. Platform Petabencana.id dan laporan banjir dari aparat di lapangan digunakan untuk menyusun daerah banjir. terdapat 54 titik banjir dan genangan yaitu di Jakarta Selatan (11 titik), Jakarta Timur (29 titik) dan Jakarta Utara (14 titik).

Laporan Pusat Data Informasi dan Humas BNPB yang tersebar di media, tinggi banjir di Cipinang Melayu Jakarta Timur bervariasi antara 70 - 150 centimeter pada Selasa (21/2) pagi. Banjir juga merendam wilayah di Bekasi (Jakasetia dan Jakasampurna), sedangkan di Tangerang di Pondokranji.

Banjir lebih disebabkan karena drainase perkotaan yang tidak mampu menampung aliran permukaan. Selain itu juga disebabkan luapan dari sungai yang naik Siaga 1 dan 2 sehingga aliran permukaan dari drainase tidak dapat dialirkan ke sungai.

TAGS : Banjir Jakarta banjir




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :