Minggu, 21/04/2019 09:59 WIB

Mengasuh Cucu Bisa Membuat Umur Panjang

Penelitian itu menggunakan data dari Berlin Aging Study. Para peneliti menganalisis aktivitas sosial dan rentang umur lebih dari 500 orang berusia antara 70 hingga 103 tahun.

Ilustrasi Orang Tua

Jakarta - Bagi manusia berusia lanjut,  biasanya asupan yang sehat, olahraga yang rutin, dan mental yang positif serta membantu orang dalam berbagai kesulitan dalam kehidupan sosial,  bisa menambah panjang umur.

Namun penelitian dari Basel University di Swiss yang dipublikasikan di Jurnal Evolution and Human Behavior,  memperlihatkan temuan bahwa orang tua usia lanjut, kakek atau nenek yang mengasuh cucunya mempunyai rentang umur yang lebih panjang.

Penelitian itu menggunakan data dari Berlin Aging Study. Para peneliti menganalisis aktivitas sosial dan rentang umur lebih dari 500 orang berusia antara 70 hingga 103 tahun. Penelitian itu meneliti kakek dan nenek yang sekali waktu aktif mengasuh cucunya dibandingkan dengan yang tidak.

Penelitian tidak menyertakan kakek dan nenek yang memang rutin mengasuc cucunya. Penelitian itu juga menyertakan data kakek dan nenek yang aktif dan peduli terhadap kehidupan sosial dan aktif melakukan kegiatan sosialnya.

Ternyata penelitian menemukan fakta bahwa kakek dan nenek yang tidak punya banyak keaktifan bagi orang lain ternyata cenderung meninggal dalam rentang waktu rata-rata dalam lima tahun sejak saat penelitian itu dilakukan. Hal ini berlaku juga dalam kaitannya dengan keterkaitan keluarga.

Kakek nenek yang walaupun tidak mempunyai anak tetapi peduli dengan sesamanya ternyata mempunyai rata-rata tujuh tahun usia lebih panjang dibandingkan dengan yang tidak. Sementara itu orang tua yang tidak punya anak tetapi tidak membantu orang-orang di sekitarnya hanya mempunyai rata-rata usia empat tahun lebih lama.

Tetapi mengasuh anak asuh atau mengasuh cucu bukan dalam arti mengasuh secara penuh. Karena penelitian sebelumnya justru memperlihatkan bahwa orang tua yang mengasuh penuh cucunya atau anak asuh ternyata berpotensi meningkatkan risiko sakit dan gangguan stress yang tinggi.

"Menolong sesama, tidak dimaksudkan sebagai resep untuk panjang umur," kata Dr Ralph Hertwig, psikolog pada Max Planck Institute for Human Development in Germany. "Sekali waktu mengasuh cucu atau bakti sosial, mempunyai efek positif pada kesehatan, tetapi jangan sampai terlalu intens speerti mengasuh penuh cucu mereka karena berisiko meningkatkan tekanan risiko kesehatan fisik dan mental."

Walaupun penelitian itu hanya fokus pada para orangtua usia lanjut,  tetapi sepertinya cukup untuk mengasumsikan bahwa perkembangan kesehatan orang terbantu oleh sikap menolong dan membantu sesama, karena terbukti mampu memperpanjang rentang hidup.

TAGS : Mengasuh cucu Berlin Aging Study Tips




TERPOPULER :