Rabu, 02/12/2020 19:38 WIB

Banjir di Bima, Ini Penjelasan BMKG

Diprediksi, bahwa siklon tropis akan masih berlangsung pada Kamis (22/12) yang berada di Samudera Hindia sekira 590 km sebelah selatan Denpasar dengan kecepatan dan kekuatan 85km/jam.

Sebuah rumah terdampak banjir di Kota Bima, NTB.

Jakarta - Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), besaran dan tingginya banjir yang melanda Kota Bima, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima pada Rabu (21/12) dipicu adanya curah hujan ekstrem yang dimulai pada Selasa hingga Rabu, disamping kontur geografi Bima yang berupa cekungan.

Diprediksi, bahwa siklon tropis akan masih berlangsung pada Kamis (22/12) yang berada di Samudera Hindia sekira 590 km sebelah selatan Denpasar dengan kecepatan dan kekuatan 85km/jam. Kondisi tersebut, menjadi sebab siklon tropis Yvette memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jawa Timur bagian selatan dan timur, Bali, NTB dan NTT.

Cuaca tersebut memberikan pengaruh pada ketinggian gelombang laut di wilayah Laut Jawa bagian tengah dan timur setinggi 2,5 - 4.0 meter. Ketinggian gelombang laut juga akan menerpa perairan selatan Jawa Tengah hingga NTB, Selat Bali bagian selatan, Laut Sumbawa, Laut Flores bagian barat. Bahkan, ketinggian gelombang laut mencapai 4.0 meter di wilayah Samudera Hindia selatan Bali hingga NTT.

Melalui keterangan tertulisnya, Kepala Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, menyatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan BPBD Provinsi NTB untuk langkah-langkah penanganan banjir yang melanda Bima yang setinggi hingga tiga meter tersebut.

"Kita perintahkan tim Reaksi Cepat BNPB berangkat ke lokasi bencana dan memberikan bantuan. Posko BNPB terus memantau semua perkembangan banjir," ucap Willem.

Hingga Rabu (21/12) malam, banjir masih menggenangi wilayah kota Bima dan sekitarnya hingga ketinggian 2-3 meter. Aliran listrik terputus dan komunikasi sulit untuk dilakukan. Bandara Bima belum bisa digunakan karena terendam banjir. Satu-satunya akses yang bisa dilakukan adalah menggunakan perahu karet untuk evakuasi dan bantuan lainnya.[]

TAGS : banjir bima siklon tropis penjelasan bmkg




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :