Minggu, 07/03/2021 21:15 WIB

Yuks Intip Kencan di Jaman Cyber Digital

Sudah menjadi rahasia umum, di kota besar seperti Jakarta, cukup banyak komunitas pekerja seks mandiri.

Ilustrasi

Jakarta - "Generasi Menunduk" demikian kata orang melihat kebiasaan orang jaman sekarang. Kemajuan teknologi komputer dan komunikasi membuat banyak berubah. Gadget atau gawai telepom pintar telah membuat orang bisa tidak peduli dengan sekelingnya tetapi cengar-cengir entah dengan siapa yang ada di mana.

Hal ini membuat orang menjadi lebih sibuk, entah disibukkan oleh kerja atau disibukkan oleh hal yang lain, hasilnya orang jaman sekarang menurut penelitian di Amerika Serikat melajang lebih lama dan semakin hari semakin bergantung pada perangkat komunikasi mereka. Telepon genggam plus aplikasi online telah mengubah cara kita berkomunikasi dengan orang tua kita, saudara kita, teman kuliah, alumni, guru les, asisten rumah tangga, hingga tukang ojek.

Dalam hal kencan, tentu saja telepon pintar telah mengubah banyak hal. Apalagi bila kencan berurusan dengan bisnis yang paling tua dalam hubungan manusia yakni kencan bayaran. Bentuk-bentuk lokalisasi seperti Dolly di Surabaya, atau Kalijodo di Jakarta Utara, secara fisik sudah digusur, tetapi esensinya saat ini justru semakin tersebar, dengan pengelompokan-pengelompokan yang tidak terbayang di masa-masa sebelumnya.

Sudah menjadi rahasia umum, di kota besar seperti Jakarta, cukup banyak komunitas pekerja sex mandiri, yang mengumpulkan modal sendiri untuk menyewa satu flat yang dilengkapi dengan sambungan internet dan komunikasi mutakhir lengkap dengan fasilitas pendukungnya seperti pasukan antar jemput yang siap setiap saat. Profesi "Anjelo" di masa lalu mungkin mudah terkena masuk angin karena harus beroperasi saat hari sudah gelap, tetapi sekarang kapan pun bisa.

Di luar kencan bayaran, tentu saja orang sangat tertarik untuk kencan biasa. Saat ini teknologi bisa saling berkirim gambar, video, teks,dan emoji. Beberapa provider aplikasi gawai punya ciri khas tersendiri untuk memaksimalkan hal ini. Banyak hal yang bisa diungkapkan dengan gambar dibandingkan dengan kata-kata atau teks.

Di Amerika menurut Christian Rudder pendiri situs online OkCupid, kencan online adalah jasa pengenalan. Cara terbaik menggunakan jasa teknologi ini adalah menyambungkan orang per-orang lebih cepat dari masa-masa sebelumnya. Bedanya adalah bagaimana cara mengemas jasa itu.

" Situs seperti Match.com terkesan memberatkan banyak orang karena seperti memaksa orang bekerja paruh waktu. Sedangkan Tinder bisa membuatnya seperti game, menyenangkan dan menyandu," kata Rudder

Di sisi lain Eric Klinenberg Sosiolog dari New York University mengatakan bahwa teknologi telah membuat orang dan ide menjadi cepat berganti (piihan) atau bertukar.

"Pada dasarnya hubungan antar manusia di dunia ini tidak memudahkan orang yang saling tidak kenal untuk bertemu. Inilah mengapa bar atau tempat kencan itu penting. Kencan online hanyak tempat kencan baru untuk saling kenal," kata Klinenberg.

Di Amerika saat ini menurut Klinenberg, sudah satu per tiga perkawinan berasal dari perkenalan online. Dalam beberapa tahun ke depan tentu angkanya akan berkembang sedemikian rupa.

Situs Match.com mencatat bahwa orang Amerika saat ini 31 persen melakukan kencan pertama melalui kencan online. Sedangkan kencan melalui bar dan sebaganya hanya 6%.

Rudder memperkirakan di masa depan aplikasi kencan online akan memungkinkan orang untuk bertemu dengan teman kencan yang dekat dengan tempat orang itu berada. Teknologi geospasial adalah terobosannya. 

TAGS : Kencan Digital Sosial Media Sosmed




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :