Paulus kepada Novanto saat itu memperkenalkan diri dan menjelaskan posisi perusahaannya dalam proyek E-KTP itu.
Partai Golkar kembali dirundung konflik. Kali ini, partai pimpinan Setya Novanto ini pecah terkait hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) pasrah dan menyerahkan kasus dugaan korupsi e-KTP ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Ia mengaku memilih untuk menemui Setnov karena ia mengaku hanya kenal Setnov terkait KTP-E.
Nasib Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) jadi ajang taruhan terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi e-KTP.