Beberapa pejabat AS mengatakan Rusia meminta peralatan militer China setelah invasi 24 Februari ke Ukraina.
Langkah itu diambil setelah Amerika Serikat (AS) pada Jumat memberlakukan sanksi terhadap sejumlah individu Rusia termasuk miliarder Viktor Vekselberg dan 12 anggota Duma, majelis rendah parlemen Rusia.
Perang dapat memiliki dampak yang lebih luas, termasuk dengan mengancam ketahanan pangan global dengan menyebabkan harga naik dan menghambat penanaman tanaman, terutama gandum.
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, kekuatan nuklir negaranya harus disiagakan. Hal ini meningkatkan kekhawatiran, invasi Rusia ke Ukraina dapat menyebabkan perang nuklir.
Rusia menyebut tindakannya sebagai operasi militer khusus untuk "mendenazifikasi" negara itu dan telah meminta bantuan militer dan ekonomi dari Beijing, menurut pejabat AS.