https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

AS Tuding Israel Langgar Perjanjian Penerbangan

Redaksi | Jum'at, 12/02/2021 11:55 WIB



Pemerintahan Presiden AS Joe Biden menuduh pemerintah Israel melanggar perjanjian penerbangan yang ditandatangani antara kedua belah pihak.  Maskapai penerbangan Israel El Al, 2 Maret 2018 [Pieter van Marion / Wikipedia]

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintahan Presiden AS Joe Biden menuduh pemerintah Israel melanggar perjanjian penerbangan yang ditandatangani antara kedua belah pihak. 

Tuduhan AS menyangkut izin Tel Aviv bagi maskapai El Al Israel untuk mengoperasikan penerbangan repatriasi untuk mengembalikan warga Israel ke Israel, sementara melarang maskapai penerbangan AS menggunakan wilayah udaranya.

Dilansir Middleeast, Jumat (12/02), insiden diplomatik baru-baru ini tercatat antara penasihat Presiden Biden dan Israel mengenai masalah penerbangan repatriasi ke Israel.

Baca juga :
Tiga Warga AS Tewas Akibat Terpapar Zat Misterius

Pemerintahan Biden mendekati Kementerian Luar Negeri dan Transportasi Israel, menuduh mereka melanggar perjanjian penerbangan yang ditandatangani antara Washington dan Tel Aviv, memberikan kesempatan yang sama kepada maskapai penerbangan AS dan Israel.

Sementara Israel baru-baru ini mengizinkan El Al Airlines Israel untuk mengembalikan orang Israel ke Israel dan menolak untuk mengizinkan dua maskapai penerbangan AS, United Airlines dan Delta, untuk mengoperasikan penerbangan serupa.

Baca juga :
Penembakkan Islamic Center San Diego, Lima Orang Tewas

Saluran TV Israel mengkonfirmasi bahwa pemerintah Inggris juga bermaksud untuk menangani Israel terkait masalah tersebut, mencatat bahwa ada kemarahan yang cukup besar terhadap Israel karena keputusannya yang tidak adil untuk menutup wilayah udaranya, yang hanya mengizinkan El Al Airlines untuk mengoperasikan penerbangan.

El Al Airlines Israel akan mengoperasikan penerbangan untuk mengembalikan orang Israel yang terperangkap di luar negeri mulai Kamis, sementara pembatasan yang diberlakukan pada penerbangan oleh maskapai asing ke Israel akan berlanjut hingga akhir bulan.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Saluran TV Israel mengungkapkan ada kekhawatiran bahwa keputusan untuk mencegah varian virus corona mencapai Israel akan merusak hubungan Tel Aviv dengan negara lain.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Amerika Serikat Pemerintah Israel Maskapai Penerbangan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777