https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Twitter Akuisisi Smyte Demi Tingkatkan Keamanan Pengguna

Redaksi | Jum'at, 22/06/2018 07:57 WIB



Perusahaan media sosial ternama, Twitter mengakuisisi Smyte, sebuah perusahaan keamanan online demi meningkatkan keamanan penggunan aplikasi. Ilustrasi pengguna Twitter

Jakarta - Perusahaan media sosial ternama, Twitter mengakuisisi Smyte, sebuah perusahaan keamanan online demi meningkatkan keamanan pengguna aplikasi.

"Hari ini, kami sangat gembira mengumumkan bahwa kami telah setuju untuk mengakuisisi Smyte, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di San Francisco yang mengkhususkan diri dalam keamanan, spam, dan masalah keamanan," kata Twitter di blog keamanannya dilansir UPI.

"Tim, teknologi, dan misi perusahaan Smyte selaras dengan fokus kami untuk meningkatkan keamanan percakapan di Twitter, dan kami percaya ini akan menjadi tambahan yang kuat untuk pekerjaan kami yang sedang berlangsung," tambahnya.

Baca juga :
20 Ucapan Hari Buku Nasional yang Penuh Makna dan Inspiratif

Smyte mengatakan akan menutup usahanya untuk bergabung dengan Twitter dan melayani pelanggan pada skala yang lebih besar. Baik Smyte maupun Twitter tidak mengungkapkan ketentuan kesepakatan.

"Selama tiga tahun terakhir, kami telah membantu pelanggan besar dan kecil sama-sama memecahkan masalah yang tak terhitung jumlahnya dengan spam, penyalahgunaan dan penipuan," tulis pihak Smyte mengatakan dalam disclaimer di situsnya.

Baca juga :
10 Ucapan Peringatan Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang Penuh Makna

"Kami bangga dengan pekerjaan ini, dan berharap untuk melanjutkan misi kami dalam skala yang lebih besar dengan salah satu layanan terpenting di dunia."

Smyte dapat membantu Twitter mengatasi masalah dengan troll, akun dan penyalahgunaan otomatis. Pemimpin di Smyte sebelumnya bekerja dengan Google, Instagram, dan Facebook.

Baca juga :
Ini Sejarah dan Makna Pesta Babi bagi Masyarakat Papua

Twitter, seperti Facebook, telah menghadapi pengawasan sejak pemilihan presiden AS 2016 atas kekhawatiran tentang akun terkait Rusia yang mempromosikan perselisihan politik.

Twitter telah mengatakan itu menunjuk setidaknya 3.814 rekening dengan ikatan ke Internet Research Agency.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Twitter Smyte Media Sosial

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777