https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ekowisata Desa Kabupaten Majalengka Berpotensi Tarik Perhatian Turis Asing

Rizki Ramadhan | Rabu, 30/05/2018 16:50 WIB



Keindahan nuansa alam desa di Kabupaten Majalengka berpotensi menjadi kawasan ekowisata. Menteri Desa, PDTT, Eko Sandjojo, Wakil ketua MPR Muhaimin Iskandar, Anggota DPR RI Abdul Kadir Karding, Tokoh Muda Jawa Barat Maman Imanulhak Saur Bersama dan Bincang Cinta Ekonomi Kreatif sekalian sahur bersama, dengan Komunitas Jatiwangi Art Factory di Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Rabu (30/5). ( Foto: Dody/Kemendes PDTT)

Majalengka - Keindahan nuansa alam desa di Kabupaten Majalengka berpotensi menjadi kawasan ekowisata. Potensi ini dapat menarik perhatian turis asing. Apalagi, belum lama ini telah dibuka Bandara Internasional Kertajati yang akan menjadi akses langsung ke Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Melihat potensi tesebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo berniat akan berbicara dengan perusahaan airline agar dapat menyediakan penerbangan direct (langsung) luar negeri.

"Kita sedang petakan ecotourism-nya mau seperti apa, nanti kita buka direct flight (penerbangan langsung) ke negara yang menyukai ecotourism," kata Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo di Pendopo Bupati Majalengka, dalam rangkaian kunjungan Jelajah Desa Ramadan 2018, Rabu (30/5).

Baca juga :
Bupati Majalengka Apresiasi Rencana Revitalisasi SDN Gandawesi II

Sebelumnya, Menteri Eko juga telah membahas potensi ekowisata Majalengka dengan komunitas Jatiwangi Art Factory (JAF). Dalam diskusi tersebut mereka tertarik untuk membentuk desa wisata alami di Kabupaten Majalengka.

"Sasaran kita adalah negara yang masyarakatnya tertarik dengan alam dan laut," ungkapnya.

Baca juga :
Mendes Yakin Masyarakat Majalengka Bakal Sukseskan Kopdes Merah Putih

Di sisi lain, ia juga meminta Bupati Majalengka untuk ikut mengembangkan program produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades). Menurutnya, Kabupaten Majalengka memiliki potensi besar mengembangkan produk pertanian seperti jagung, cabe, dan sayur-sayuran.

"Selama ini jagung dikeringkan ke Balaraja, Cikupa, Cirebon, dan Jawa Tengah. Itu ongkosnya sangat mahal karena sebagian besar bawa air. Kalau ikut Prukades, kita bisa pasang drier," terangnya.

Baca juga :
Panyaweuyan Majalengka, Keindahan Alam di Lereng Argapura

Terkait hal tersebut, Bupati Majalengka Sutrisno sepakat untuk mengembangkan desa wisata. Menurutnya, berkembangnya desa wisata akan menjadi solusi untuk memenuhi kreativitas dan inovasi warganya.

"Supaya inovasi kreativitas masyarakat terpenuhi adalah membangun pusat pasar. Dengan adanya pusat wisata, orang akan banyak datang. Nanti orang akan minta homestay, transportasi, dan lain-lain," ujarnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Kemendes Majalengka Eko Putro Sandjojo

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777