https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

2024, Garuda Raih Pendapatan Rp56,55 Triliun

Untung Subagja | Sabtu, 29/03/2025 22:45 WIB



Maskapai pelat merah ini masih mencatatkan kerugian bersih sebesar US$69,78 juta atau sekitar Rp1,15 triliun Garuda Indonesia. (Foto ; Jurnas/IG Garuda Indonesia).

Jakarta, Jurnas.com -Sepanjang tahun 2024, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berhasil meraih pendapatan usaha secara konsolidasi sebesar US$3,42 miliar atau sekitar Rp56,55 triliun.

Angka ini naik 16,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$2,94 miliar atau Rp48,61 triliun.

Namun, maskapai pelat merah ini masih mencatatkan kerugian bersih sebesar US$69,78 juta atau sekitar Rp1,15 triliun (asumsi kurs Rp16.536 per dolar AS) pada 2024.

Baca juga :
Ini Doa dan Keutamaan Mabit di Muzdalifah yang Wajib Diketahui Jemaah Haji

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan menyatakan kinerja keuangan perusahaan masih dipengaruhi oleh berbagai tantangan eksternal.

"Kondisi makroekonomi mulai dari isu rantai pasokan (supply chain), dampak fluktuasi selisih kurs, pengaruh geopolitik, dan kompetisi yang semakin ketat di industri transportasi udara merupakan beberapa tantangan yang dihadapi oleh maskapai penerbangan di seluruh dunia dalam mempertahankan kinerja keuangan positif," ujar Wamildan.

Baca juga :
Bolehkah Makan Daging Kurban Sendiri? Segini Takarannya

Selain itu, kenaikan beban usaha menjadi salah satu faktor utama penyebab kerugian. Sepanjang 2024, beban usaha Garuda meningkat 18,32 persen, terutama karena bertambahnya biaya pemeliharaan dan perbaikan pesawat yang menjalani perawatan besar (overhaul).

Pendapatan lain-lain bersih juga turun drastis 77,39 persen dibandingkan pada 2023, ketika perusahaan memperoleh keuntungan dari gain from bonds retirement serta restrukturisasi anak usaha.

Baca juga :
Pastikan Keselamatan Penerbangan, DPR Dukung Penguatan Pelayanan Navigasi

Pada 2024, transaksi serupa tidak terjadi, sementara pembalikan impairment asset lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Garuda Indonesia Pendapatan

Terpopuler

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Selasa, 16/06/2026 05:05 WIB
Gaya Hidup

16 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777