https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Komisi X DPR Minta Kuota Beasiswa S1 Guru Ditambah

Sundari | Selasa, 02/06/2026 08:41 WIB



Komisi X DPR mendukung penuh program 150 ribu beasiswa jenjang D4 dan S1 untuk guru. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lalu Hadrian Irfani, mendukung penuh program 150 ribu beasiswa jenjang D4 dan S1 untuk guru. Program besutan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini dinilai strategis mendongkrak kualitas pengajar nasional.

Lalu Hadrian menegaskan guru merupakan ujung tombak pendidikan. Peningkatan kualifikasi akademik mereka wajib menjadi prioritas bersama demi masa depan generasi bangsa.

"Saya mendukung penuh program penyediaan 150 ribu beasiswa bagi guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang D4 maupun S1. Ini merupakan investasi penting bagi masa depan pendidikan Indonesia," ujar Lalu Hadrian dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/6).

Baca juga :
Kebijakan Sekolah Pelajari Bahasa Prancis, DPR: Jangan Tergesa-gesa

Legislator asal Dapil II NTB ini bahkan mengusulkan kuota beasiswa tersebut ditambah pada masa mendatang. Namun, penambahan kuota harus dihitung cermat dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal negara agar program berjalan berkelanjutan. "Jika memungkinkan, kuota beasiswa ini bisa ditingkatkan lagi. Tentu dengan memperhitungkan kapasitas fiskal dan kemampuan anggaran negara," kata Ketua DPW PKB NTB tersebut.

Lalu Hadrian menilai program ini sangat dinantikan para guru daerah yang belum sarjana. Ia mendesak Kemendikdasmen segera melakukan sosialisasi masif ke sekolah-sekolah agar informasi kuota beasiswa ini tersebar merata tanpa penumpukan di kota besar saja.

Baca juga :
Komisi X: Pemalsuan Riset Merupakan Pelanggaran Berat Akademik

Komisi X DPR RI juga memberikan catatan keras terkait sistem seleksi. Pemerintah diminta memangkas prosedur administrasi yang rumit karena syarat yang berbelit kerap membuat guru di daerah terpencil mundur sebelum berkembang.

“Proses pengajuan beasiswa tidak boleh berbelit-belit. Persyaratannya juga harus dibuat sederhana dan mudah dipenuhi agar semakin banyak guru yang dapat memanfaatkan program ini,” tegasnya.

Baca juga :
Komisi X Sebut Bali Jadi Role Model Pemanfaatan Data BPS

Sebagai mitra kerja, Komisi X DPR RI menyatakan siap mengawal sekaligus membantu pemerintah menyosialisasikan program ke berbagai pelosok daerah. Upaya bersama ini dilakukan demi memastikan dana beasiswa tepat sasaran dan menyentuh para guru yang paling membutuhkan bantuan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani Kuota Beasiswa S1 Guru

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777