https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Taiwan Khawatir Dicaplok China jika AS Sibuk Berperang

Mutiul Alim | Rabu, 25/03/2026 19:00 WIB



Taiwan menghadapi tekanan militer dari China yang selalu menganggap pulau itu sebagai wilayahnya sendiri. Sebuah miniatur Angkatan Laut terlihat di depan bendera China dan Taiwan yang dipajang dalam ilustrasi yang dibuat pada 11 April 2023. REUTERS

Taipei, Jurnas.com - Perang gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran yang tak kunjung berakhir membuat Taiwan khawatir. Dikatakan, kondisi ini tak menutup kemungkinan dapat dimanfaatkan China untuk memperkuat upaya perang.

Sebagai salah satu titik rawan konflik terbesar di dunia, Taiwan menghadapi tekanan militer dari Beijing yang menganggap pulau itu sebagai wilayahnya sendiri.

Pada Desember 2025, China mengadakan latihan perang terakhir sebelum tensi perlahan mereda. Kemudian, pada 14-15 Maret lalu Beijing kembali melakukan serangan udara skala besar di dekat Taiwan, di saat AS sibuk berperang dengan Iran.

Baca juga :
China Desak AS dan Israel Setop Agresi Militer di Timur Tengah

"Ini adalah momen bagi China untuk menggunakan pengaruhnya," kata pejabat keamanan senior yang berbicara anonim dikutip dari Reuters pada Rabu (25/3).

"Apa yang coba diciptakan China adalah anggapan bahwa ketika AS mengalihkan pasukannya dan kekuatan Indo-Pasifik dialihkan ke Timur Tengah, ketegangan dan ketidakstabilan harus diciptakan," dia menambahkan.

Baca juga :
Paus Leo: Serangan Udara Harus Diharamkan Selamanya!

Kendati demikian, pejabat tersebut menambahkan bahwa pengerahan sumber daya militer AS di berbagai wilayah kerap berimbang, sehingga langkah itu meminimalisasi celah bagi China untuk menyerang.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Kedokteran Taipei, Prof. Chang Kuo-cheng menilai perang berkepanjangan dapat menguras persediaan senjata AS, sehingga membuat perhatian di kawasan Asia-Pasifik teralihkan.

Baca juga :
Digertak Balik Iran, AS Batalkan Rencana Serang Jaringan Listrik

"Semua faktor ini dapat membuat Xi Jinping percaya bahwa, dengan memberikan tekanan yang lebih besar pada Taiwan atau bahkan menggunakan kekuatan terhadap Taiwan, posisinya akan lebih kuat daripada sebelum perang ini dimulai," ujar dia.

Dia menambahkan bahwa semakin lama perang berlangsung, maka akan semakin banyak pelajaran yang dapat dipetik China mengenai pola pikir militer AS dan skenario respons terhadap kemungkinan langkah China di Taiwan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Konflik China vs Taiwan Perang AS vs Iran Pencaplokan Wilayah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777