https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengenal Kiswah Ka`bah yang Jadi Sorotan dalam Kasus File Epstein

Muhammad Habib Saifullah | Rabu, 11/02/2026 14:01 WIB



Kain penutup Ka’bah atau kiswah mendadak ikut menjadi perbincangan setelah namanya disebut dalam sejumlah dokumen Epstein File. Kiswah yang terpasang di Kabah (Foto: Unsplash/Juned Khatri)

Jakarta, Jurnas.com - Kain penutup Ka’bah atau kiswah mendadak ikut menjadi perbincangan setelah namanya disebut dalam sejumlah dokumen perkara internasional yang dikenal sebagai Epstein Files.

Benda yang selama ini identik dengan kesucian Masjidil Haram itu dikabarkan pernah berada dalam lingkungan koleksi pribadi kalangan elite global. Penyebutan tersebut langsung menarik perhatian, terutama dari masyarakat Muslim di berbagai negara.

Kiswah sendiri merupakan kain yang menutup seluruh bangunan Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Ka’bah adalah kiblat umat Islam di seluruh dunia saat melaksanakan salat.

Baca juga :
Bank of America Setuju Bayar Rp1,2 Triliun dalam Kasus Epstein

Kain berwarna hitam tersebut dihiasi kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an yang disulam menggunakan benang emas dan perak. Bagi umat Islam, kiswah bukanlah objek ibadah, melainkan simbol penghormatan terhadap Baitullah sebagai pusat arah peribadatan.

Kiswah tidak dipasang selamanya. Pemerintah Arab Saudi menggantinya setiap tahun, biasanya pada 9 Dzulhijjah bertepatan dengan puncak ibadah haji.

Baca juga :
Inggris Pertimbangkan Cabut Hak Pewaris Kerajaan Pangeran Andrew

Prosesi penggantian dilakukan secara khusus oleh petugas yang telah ditunjuk. Setelah dilepas, kiswah lama tidak dimusnahkan, melainkan dipotong menjadi beberapa bagian kecil.

Potongan tersebut kemudian disimpan negara atau diberikan secara resmi sebagai cenderamata kehormatan kepada tokoh tertentu, kepala negara, atau lembaga keagamaan.

Baca juga :
Alasan Ka`bah Ditutup Kain Hitam, Ternyata Bukan Hanya Tradisi

Karena itulah sebagian museum Islam di berbagai negara memiliki fragmen kiswah yang dipajang sebagai artefak sejarah dan religius.

Kain tersebut dibuat di fasilitas khusus di Makkah menggunakan sutra alami berkualitas tinggi yang diwarnai hitam pekat. Proses pembuatannya tidak sederhana.

Kaligrafi ayat Al-Qur’an dijahit secara manual oleh pengrajin terlatih dengan benang emas dan perak. Pengerjaan satu set kiswah dapat berlangsung berbulan-bulan karena tingkat detail dan ketelitian yang sangat tinggi.

Kemunculan kiswah dalam kasus Epstein menjadi sensitif bukan semata karena nilai materialnya. Bagi umat Islam, kiswah memiliki kedekatan langsung dengan Ka’bah, tempat paling suci dalam ajaran Islam.

Karena itu, ketika artefak yang terkait dengan Baitullah disebut dalam konteks perkara kriminal global, perhatian publik pun meningkat.

Secara prinsip, keberadaan potongan kiswah di luar Arab Saudi memang dimungkinkan karena diberikan sebagai hadiah resmi atau disimpan sebagai koleksi museum.

Namun kepemilikan pribadi selalu menimbulkan diskusi etika dan sensitivitas keagamaan, sebab kain tersebut berkaitan langsung dengan simbol pemersatu umat Islam sedunia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kiswah Kabah File Epstein Jeffrey Epstein Apa Itu Kiswah

Terkini | Senin, 15/06/2026 10:39 WIB

Terpopuler

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777