https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Penghapusan Ambang Batas Tak Selaras dengan Karakter Sistem Presidensial

Samrut Lellolsima | Senin, 02/02/2026 20:33 WIB



Parliamentary threshold adalah instrumen untuk menyederhanakan sistem kepartaian kita. Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Sarmuji. (Foto: Dok. Golkarpedia)

Jakarta, Jurnas.com - Partai Golkar tegas menolak usulan penghapusan ambang batas Parlemen (parliamentary threshold).

Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa ambang batas parlemen merupakan instrumen konstitusional dan demokratis untuk mendorong penyederhanaan sistem kepartaian.

Baca juga :
Legislator PKB Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz

"Parliamentary threshold adalah instrumen untuk menyederhanakan sistem kepartaian kita. Penolakan terhadap parliamentary threshold pada dasarnya adalah penolakan terhadap sistem multipartai sederhana," kata dia dalam keterangannya, Senin (2/2).

Sarmuji menjelaskan, menolak upaya penyederhanaan sistem kepartaian sama artinya dengan mendorong lahirnya sistem multipartai ekstrem.

Baca juga :
Legislator PKS Kecam Keras Agresi Militer Israel Terhadap Iran

Dia menilai, penghapusan ambang batas Parlemen tidak selaras dengan karakter sistem presidensial.

"Mereka yang menolak parliamentary threshold sesungguhnya menginginkan sistem multipartai ekstrem, yang tidak berkesesuaian dengan sistem presidensial dan berpotensi melemahkan efektivitas pemerintahan," terangnya.

Baca juga :
Ketua DPR: Almarhum Try Sutrisno Sosok Hangat dan Teladan bagi Bangsa

Ketua Fraksi Golkar DPR RI menegaskan pentingnya konsistensi dalam pembangunan sistem politik Indonesia.

Dia menyebut dalam konteks presidensialisme, Indonesia membutuhkan sistem multipartai sederhana agar pemerintahan dapat berjalan efektif.

"Kita mesti konsisten terhadap pembangunan sistem politik Indonesia. Sistem politik, termasuk sistem kepartaian, harus sesuai dan selaras dengan sistem pemerintahan presidensial sebagaimana diamanahkan oleh UUD NRI Tahun 1945. Sistem politik yang berkesesuaian dengan sistem pemerintahan presidensial adalah sistem multipartai sederhana," katanya.

Dia mengungkapkan tanpa penyederhanaan sistem kepartaian, sistem presidensial akan terus menghadapi persoalan fragmentasi politik. Hal itu akan berdampak pada lemahnya efektivitas pemerintahan dan pengambilan keputusan.

Sarmuji menekankan Partai Golkar akan terus mengawal pembangunan sistem politik nasional yang rasional dan konstitusional. Menurutnya, saat ini yang dipertaruhkan bukan sekadar kepentingan partai, tapi juga masa depan sistem pemerintahan nasional.

"Yang dipertaruhkan bukan sekadar kepentingan partai, tetapi masa depan efektivitas pemerintahan nasional. Sistem multipartai ekstrem bukan hanya tidak relevan dengan presidensialisme, tetapi juga berisiko melumpuhkan kemampuan negara dalam mengambil keputusan strategis," tandasnya.

 

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Ketua Fraksi Golkar Muhammad Sarmuji ambang batas parlemen parliamentary threshold

Terkini | Jum'at, 03/04/2026 21:46 WIB

Humanika

Mengenang Mosi Integral M Natsir dan Usulan 3 April Diperingati Hari NKRI

News

Kemensos-BPS Percepat Pembaruan DTSEN, Penyaluran Bansos Bakal Lebih Cepat

News

Bensin Mahal, Kendaraan Listrik Laris Manis di Selandia Baru

News

Korut Hancurkan Kota Penyangga Stasiun Rudal, Disinyalir Ekspansi

Olahraga

Duo Manchester dan Juventus Berebut Tanda Tangan Sandro Tonali

News

Bangladesh Pangkas Jam Kantor, Siswa Sekolah dari Rumah

News

Trump Ancam Serang Jembatan dan Pembangkit Listrik Iran

News

PBB Bakal Voting Resolusi Selat Hormuz, China Menentang

Ekonomi

Dony Oskaria Dorong Pengembangan Poultry Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Humanika

MUI Soroti Agresi AS dan Israel, Desak PBB Tegakkan Keadilan Global

News

Menhan AS Mendadak Copot Kepala Staf Angkatan Darat, Ada Apa?

Olahraga

Tiga Klub Raksasa Inggris Incar Morgan Rogers, Harganya Tembus Rp2 Triliun

News

Bulgaria Ogah Ikut Operasi Militer di Hormuz, Belanda Siap Kirim Pasukan

Olahraga

Direktur Olahraga Liverpool Ingin Hengkang Usai Mengeluarkan Dana Banyak

Humanika

Mengenal Penamaan Selat Hormuz, Jalur Maritim Paling Strategis di Dunia

Ekonomi

Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang dan Menyeluruh

Olahraga

Adeyemi Masuk Radar Barcelona, Dortmund Pasang Harga Tinggi

Olahraga

Rodri Dapat Tawaran Kontrak Baru di Manchester City

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777