https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Permintaan Mobil Bekas di Asia Tenggara Diprediksi Masih Tinggi

Untung Subagja | Jum'at, 05/08/2022 20:45 WIB



Di tengah resesi global yang masih berlangsung, kebutuhan mobil bekas di Asia Tenggara tetap tinggi. Ilustrasi mobil bekas

Jakarta, Jurnas.com - Permintaan terhadap mobil bekas di Asia Tenggara maupun Indonesia diprediksi masih tetap tinggi meskipun kondisi global masih mengalami resesi.

Eric Cheng, Co-founder dan Group CEO CARSOME, mengatakan dalam tujuh tahun terakhir pihaknya mencatat pertumbuhan bisnis yang kuat didukung lebih dari 260.000 transaksi, jutaan konsumen yang dilayani melalui platform.

Selain itu, lebih dari 18.000 mobil terjual setiap bulan di empat pasar utama yakni Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand.

Baca juga :
KTT Filipina, Myanmar Keluhkan Perlakuan Diskriminatif ASEAN

"Di tengah resesi global yang masih berlangsung, kebutuhan mobil bekas di Asia Tenggara tetap tinggi. Kami sangat optimis dengan keberlanjutan bisnis kami dan pertumbuhan kuat di sektor ini hingga lima tahun kedepan," ujar Eric, Jumat (5/8/2022).

Oleh karena itu sejak didirikan pada 2015 di Malaysia dan beroperasi di Indonesia mulai 2019, CARSOME terus menghadirkan inovasi data dan teknologi di pasar mobil bekas serta alternatif bagi konsumen untuk membeli dan menjual mobil bekas mereka.

Baca juga :
Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini, Kemendikdasmen Luncurkan Roadmap PAUD

Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus meningkat terhadap mobil bekas berkualitas, perusahaan meluncurkan fasilitas perbaikan pertama dan terbesar di regional, CARSOME Certified Lab di Malaysia, yang miliki kapasitas untuk merekondisi lebih dari 2.000 mobil per bulan.

Eric Cheng menambahkan pihaknya juga berencana meluncurkan tiga CARSOME Certified Lab baru hingga akhir 2022 untuk memenuhi kebutuhan rekondisi retail di Indonesia dan Thailand.

Baca juga :
Lebaran 2026, Menlu Iran Kirim Pesan Khusus untuk Indonesia

Pandemi tidak menjadi penghambat pertumbuhan tahun-ke-tahun perusahaan, bahkan bisnis di Indonesia diharapkan akan berkontribusi terhadap pendapatan grup hingga 40 persen pada akhir 2022.

Di tengah pandemi yang berdampak pada hampir semua industri, perusahaan terus memperluas jejak dan meluncurkan bisnis retail di 2020.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

CARSOME Eric Cheng Mobil Bekas Asia Tenggara

Terkini | Rabu, 17/06/2026 02:42 WIB

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777