https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Awas! Merokok Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Mutiul Alim | Minggu, 31/10/2021 17:40 WIB



Merokok bukan hanya saja berdampak buruk pada kesehatan sistem pernapasan. Aktivitas yang kerap kita temui di lingkungan sekitar ini ternyata juga meningkatkan risiko kanker payudara. Ilustrasi rokok (Foto: Doknet)

Jakarta, Jurnas.com - Merokok bukan hanya saja berdampak buruk pada kesehatan sistem pernapasan. Aktivitas yang kerap kita temui di lingkungan sekitar ini ternyata juga meningkatkan risiko kanker payudara.

Hal ini dijelaskan oleh spesialis bedah onkologi Rumah Sakit Fatmawati Jakarta, Dr. Arief Wibisono, Sp.B(K)Onk dalam webinar `Kenali Kanker Serviks dan Kanker Payudara di Era Pandemi Covid-19`, yang digelar oleh CIMSA Universitas Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Blue Berries, dan SCORA pada Minggu (31/10).

"Hubungan antara merokok dengan kanker payudara ternyata meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 1,14 sampai 1,24 kali," terang Arief.

Baca juga :
Begini Pola Hidup Sehat yang Diajarkan Rasulullah

Arief memaparkan bahwa perempuan yang pernah merokok memiliki risiko kanker payudara sebesar 1,14 kali. Sementara perempuan yang merokok pada usia kurang dari 17 tahun justru lebih tinggi, yaitu 1,24 kali.

"Adapun perempuan yang mulai merokok pada usia 1-4 tahun setelah menarche (menstruasi pertama yang biasanya terjadi dalam rentang usia 10-16 tahun) risikonya 1,23 kali," sambung Arief.

Baca juga :
Sering Dianggap Remeh, Ini Bahaya Konsumsi Makanan Gosong bagi Tubuh

Tidak cuma merokok, kebiasaan lainnya yakni gemar mengonsumsi minuman beralkohol juga meningkatkan risiko kanker payudara. Tak tanggung-tanggung, risikonya 1,5-3,3 kali jika dikonsumsi satu sampai kurang dari enam gelas sehari.

Untuk diketahui, kanker payudara hingga saat ini belum diketahui penyebab utamanya. Namun terdapat faktor risiko yang harus dihindari.

Baca juga :
WHO Tetapkan Wabah Ebola Mematikan sebagai Darurat Kesehatan Global

Faktor risiko yang dimaksud terbagi dua, yaitu faktor risiko yang bisa dimodifikasi dan tidak bisa dimodifikasi. Faktor yang bisa dimodifikasi antara lain tidak menikah, tidak memiliki anak, memiliki anak namun tidak menyusui, merokok, dan obesitas.

Sementara faktor yang tidak bisa dimodifikasi antara lain perempuan, usia di atas 50 tahun, memiliki riwayat kanker dalam keluarga, menstruasi pada usia kurang dari 12 tahun, dan menopouse pada usia di atas 50 tahun.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kanker Payudara YKPI Risiko Merokok Kesehatan

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777