Kamis, 26/08/2021 15:39 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam koalisi pemerintahan Presiden RI Joko Widodo dan wakilnya, Maruf Amin.
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan, pihaknya juga tidak keberatan dengan masuknya partai yang saat ini dikomandoi Zulkifli Hasan tersebut.
“Kami (PPP) tidak keberatan, itu semua tergantung presiden karena itu hak prerogatif presiden. Kami ucapkan selamat datang kepada PAN karena negara ini tidak hanya bisa diurus oleh segelintir orang,” terang dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (26/8).
Awiek, sapaan akrabnya, masuknya PAN akan menambah kontribusi dalam kepemimpinan Jokowi-Amin.
PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK
Raih KWP Award 2026, Amelia Komit Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Aman
Sekjen Demokrat Respon RUU Pemilu: Waktu Masih Panjang
“Dalam waktu dekat kami tindak lanjuti pertemuan masuknya anggota koalisi baru di Fraksi DPR selama ini intens 6 partai besok tambah PAN nanti akan kita tindak lanjuti di parlemen sebagai bagian dari koalisi,” terangnya.
Soal adanya isu acak ulang alias reshuffle kabinet pasca masuknya PAN dalam koalisi, Awiek enggan berspekulasi lebih lanjut.
“Soal jabatan menteri itu hak prerogatif Presiden Jokowi. PPP tidak terlalu mencampuri asal kursi yang ada enggak dikurangi itu saja, itu gak akan ribut,” tandas anggota Komisi VI DPR RI ini.
Keyword : Warta DPR Komisi VI DPR PPP Achmad Baidowi Reshuffle