Sabtu, 21/08/2021 16:05 WIB
Singapura, Jurnas.com - Singapura telah menyumbangkan 100.000 dosis vaksin Moderna sebagai bagian dari kerja sama bilateral dengan Brunei untuk mengatasi pandemi yang sedang berlangsung. Demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri (MFA) pada Sabtu (20/8).
"Kontribusi ini merupakan bagian dari niat kedua pemerintah untuk memperdalam kerja sama dan memperluas dukungan bersama untuk memerangi pandemi ini bersama-sama,” kata Komisaris Tinggi MFA Singapore untuk Brunei Heng Aik Yeow saat menyerahkan vaksin kepada menteri kesehatan Brunei, Mohd Isham Jaafar pada Kamis (20/8).
Awal pekan ini, Singapura mengumumkan akan meluncurkan jalur perjalanan yang divaksinasi dengan Brunei dan Jerman.
Di bawah jalur perjalanan, pelancong yang divaksinasi lengkap yang berangkat dari Jerman atau Brunei dapat memasuki Singapura tanpa memberikan pemberitahuan tinggal di rumah.
Mulai 2027, Singapura Hadirkan Terminal Privat di Bandara Changi
Bantu Teman Beli Vape, Perempuan di Singapura Didenda Rp19,9 Juta
Puluhan Warga Singapura Tertipu SMS Palsu di Malaysia, Rugi Rp318 Juta
Namun, mereka harus menjalani beberapa tes reaksi rantai polimerase (PCR) COVID-19 – tes pra-keberangkatan dalam waktu 48 jam dari jadwal penerbangan, tes saat kedatangan di Bandara Changi, dan tes pasca-kedatangan pada hari ketiga dan ketujuh. di klinik yang ditunjuk di Singapura.
Keyword : SingapuraVaksin COVID-19Vaksin Moderna