Minggu, 01/08/2021 20:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pendapatan minyak di Libya naik ke level rekor pada Juni, mencapai sekitar $2,13 miliar atau sekitar Rp42,7 triliun.
The National Oil Corporation (NOC) mengumumkan bahwa pendapatan bersih bulan Juni dari penjualan minyak mentah, gas, kondensat, produk minyak bumi dan petrokimia mencapai rekor, didorong oleh meningkatnya permintaan minyak dan lonjakan harga minyak dunia.
Pendapatan minyak mentah berjumlah sekitar $2,6 miliar, sedangkan pendapatan gas dan kondensat berjumlah sekitar $66,2 juta.
NOC juga mencapai pendapatan dari petrokimia mencapai sekitar $2,6 juta, di samping €3,2 juta ($3,86 juta).
Trump Dilaporkan Pertimbangkan Akhiri Perang dengan Iran
Peru Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran, Kenapa?
Iran Janji Beri Respons Setara Jika Washington Patuhi MoU Islamabad
NOC menjelaskan bahwa produk minyak sulingan yang tersedia sepenuhnya diarahkan ke pasar lokal.
Mei lalu, pendapatan minyak mentah dan turunan bahan bakar di Libya diperkirakan mencapai $ 1,39 miliar. (Middleeast).
Keyword : Minyak Libya Kuartal Pertama Timur Tengah