Pemerintah Tak Boleh Kalah Atas Tekanan Intoleran

Senin, 14/11/2016 13:12 WIB

Jakarta - Pemerintahan Presiden Jokowi diminta untuk menindak segera pelaku insiden bom di Gereja Oikoumene Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11).

Sekretaris Umum PGI, Pdt Gomar Gultom meminta, kepada pemerintahan Presiden Jokowi, penanganan yang tegas, segera dan profesional atas peristiwa tersebut.

"Cukuplah sudah korban berjatuhan akibat dari teror dan tindak kekerasan di Republik ini," kata Gomar, melalui rilisnya, Jakarta, Senin (14/11).

"Kami meminta pemerintah untuk tidak mau kalah terhadap tekanan-tekanan kelompok-kelompok intoleran yang mengedepankan kehendak melalui cara-cara inkonstitusional, sekalipun mengatas-namakan agama," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gomar mengimbau agar pemerintah dapat mencegah peristiwa sejenis dengan lebih dini. "Menindak tegas bibit-bibit intoleransi dalam rupa ujaran kebencian yang akhir-akhir ini makin marak," tegasnya.

TERKINI
Kejaksaan Tunggu Laporan Hasil Penyidikan Kasus SGD Palsu Polres Tangsel Tata Cara Sholat Istisqo Lengkap dengan Niat dan Bacaannya Ini Lima Ayat Al-Qur`an yang Menggambarkan Hari Kiamat Tiga Doa agar Tidak Menyimpan Rasa Iri Kepada Sesama Muslim