Senin, 19/07/2021 11:29 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Polsek Johar Baru mengamankan empat orang pekerja proyek peremajaan instalasi listrik dan satu orang security untuk dimintai keterangan terkait peristiwa kebakaran yang terjadi di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Minggu (18/7/2021) malam.
"Diperiksa sebagai saksi untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Sam Suharto, Senin (19/7/2021).
Sam melanjutkan, kelima orang tersebut sampai dengan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.
"Iya (masih diperiksa), untuk penyidikan lebih lanjut," tandasnya.
Tujuh Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Pembakaran Lahan
Kebun Sawit Muncul Pascakarhutla, Prabowo Minta Identitas Korporasi Dilapor
WMO: Kualitas Udara Dunia Terancam Asap Kebakaran-Gelombang Panas
Diketahui sebelumnya, kebakaran terjadi di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Johar Baru, Jakarta Pusat pada Minggu (18/7/2021) pukul 21.31 WIB. Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Asril Rizal menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran yakni korsleting listrik.
"Ketika menaikkan MCB, timbul ledakan. Petugas keamanan BPOM ingin melakukan pemadaman karena asap yang ditimbulkan pekat. Petugas kewalahan melakukan pemadaman," tutur Asril.
Akibat peristiwa kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut.
Keyword : KebakaranKantor BPOMLima Saksi