Selasa, 08/11/2016 12:30 WIB
Seoul - Jaksa Korea Selatan menggerebek kantor Samsung Electronics sebagai upaya lanjutan dalam penyelidikan skandal politik Presiden Park Geun-hye. Pihak Samsung diduga telah memberikan sejumlah uang kepada putri Choi Soon-sil, teman dekat sang presiden.
Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran berita tersebut, Samsung memilih tidak berkomentar, sebagaiamana dilansir oleh BBC.
Atas tuduhan skandal dan penyalahgunaan kewenagan yang menimpanya, President Park telah meminta maaf dan segera mempersiapkan berkas-berkas pengunduran diri, setelah dirinya ditangkap 3 November lalu.
Sedangkan kejaksaan masih terus melakukan penyelidikan atas aliran dana yang diperkiran sebesar € 2.8m euro ($ 3.1m, £ 2,5 juta), yang dialokasikan ke dalam perusahaan yang di miliki oleh Ms Choi dan putrinya untuk membiayai pelatihan penunggang kuda putrinya di Jerman.
Korea Selatan Tegaskan Selat Hormuz Harus Tetap Aman di Tengah Tekanan AS
Menlu Korsel dan Iran Bahas Keamanan Pelayaran di Selat Hormuz
Korea Selatan Dilaporkan Bersiap Kerahkan Militer ke Selat Hormuz, Ada Apa?
Selama beberapa hari terakhir, ribuan warga Korea Selatan melakukan demonstrasi di ibu kota Seoul, menuntut pengunduran diri Presiden Park yang terseret kasus korupsi.
Keyword : Samsung Skandal Presiden Korea Korea Selatan