Peduli Palestina, DIFF Boikot Film-film Israel

Selasa, 25/05/2021 09:15 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Festival Film Internasional Durban (DIFF) memutuskan untuk memboikot produksi sinematik Israel, sebagai protes terhadap agresi baru-baru ini di Jalur Gaza dan berlanjutnya pelanggaran atas hak-hak warga Palestina.

DIFF menolak partisipasi Direktur Yakie Ayalon dengan film dokumenternya " Eretz Go ", yang menceritakan perjalanan keluarga imigran dari Nigeria ke Israel.

Ayalon menerima email dari panitia penyelenggara yang menyatakan bahwa festival tersebut berkomitmen untuk memboikot Israel, berdasarkan kepercayaannya pada keadilan sosial dan nilai hak asasi manusia dan martabat.

"Kami tidak akan menyuguhkan film apa pun yang dibuat oleh sutradara Israel selama Festival Film Internasional Durban selama hak-hak rakyat Palestina terus ditekan oleh pemerintah Israel," bunyi pernyataan panitia DIFF pada Ayalon seperti dilansir Middleeast, Selasa (26/05).

Ia menambahkan bahwa mereka pernah mengalami hal serupa yakni saat sistem apartheid diterapkan di wilayah Afrika Selatan.

Panitia penyelenggara memikul tanggung jawab untuk melakukan apapun yang mungkin melalui sarana yang tersedia untuk memastikan dukungan internasional untuk perjuangan Palestina.

DIFF akan digelar mulai 22 Juli hingga 1 Agustus mendatang.

TERKINI
Tujuh Tradisi Perayaan Waisak di Dunia: Mulai dari Indonesia hingga India Mengenal Deretan Tradisi Waisak yang Sarat Makna 20 Contoh Ucapan Hari Raya Waisak yang Penuh Makna Peringatan Hari Raya Waisak 2026, Ini Sejarah hingga Maknanya