Anggota Veteran Mossad Ditunjuk sebagai Kepala Baru Agen Mata-mata Israel

Selasa, 25/05/2021 06:57 WIB

Yerusalem, Jurnas.com - Seorang veteran Mossad, yang menurut media Israel mengkhususkan diri dalam merekrut agen untuk bekerja melawan Iran dan kelompok militan Hizbullah Lebanon, pada Senin ditunjuk sebagai kepala baru badan intelijen Israel.

David Barnea, 56, dan saat ini wakil direktur Mossad, akan menggantikan Joseph (Yossi) Cohen, awal bulan depan, kata kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

Cohen mengundurkan diri setelah lebih dari lima tahun di pucuk pimpinan Mossad, di mana ia terlibat erat dalam penjangkauan Israel ke negara-negara Teluk Arab yang menghasilkan kesepakatan damai dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain tahun lalu.

Barnea bergabung dengan Mossad pada tahun 1996, melayani sebagai petugas kasus. Dari 2013 hingga pengangkatannya pada 2019 ke pos nomor dua Mossad, ia memimpin divisi Tzomet, yang menurut laporan media Israel merekrut dan menjalankan agen.

Surat kabar Haaretz mengatakan bahwa sebagai komandan Tzomet, Barnea bertanggung jawab untuk mendaftarkan operasi melawan target prioritas utama Mossad, Iran dan Hizbullah.

Iran menuduh Mossad berada di balik pembunuhan ilmuwan nuklir dan komandan militer serta sabotase di fasilitas pengayaan uranium yang menurut Israel merupakan bagian dari program yang bertujuan untuk memproduksi senjata atom.

Teheran membantah sedang berusaha membangun senjata nuklir.

Nama dan posisi Barnea di Mossad tidak dapat dilaporkan di Israel di bawah aturan sensor militer sampai pengumuman dari kantor perdana menteri tentang pengangkatan barunya. (Arab News)

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi