Rabu, 02/11/2016 05:40 WIB
Amerika - Untuk pertama kalinya, sejak Mei 2016, Donald Trump kembali memenangkan polling atas rivalnya, Hillary Clinton, yang baru-baru ini tersangkut skandal atas email pribadinya. Dalam sebuah jajak pendapat yang digelar oleh Washington Post, Donald Trump memimpin 1 poin di depan Hillary.
Dikutip dari Telegraph, Selasa (1/11), statistik menyatakan bahwa Trump 46 persen lebih unggul dibandingkan lawannya yang hanya meraih 45 persen suara.
Menurunnya elektabilitas Hillary merupakan imbas dari pernyataan Direktur FBI, James Comey pada Jumat (28/10) lalu, bahwa terdapat serentetan email pribadi Hillary Clinton yang bermasalah dengan hukum. Berdasarkan investigasi FBI, email tersebut kemungkinan besar digunakan oleh calon presiden dari Partai Demokrat itu sejak menjabat menjadi Menteri Luar Negeri AS.
Dalam polling lainnya yang dirilis hari ini, Clinton juga mengalami penurunan, yakni hanya terpaut 6 poin di atas Donald Trump. Polling tersebut diketahui diambil sejak 24 hingga 30 Oktober. Artinya, sebagian besar suara diambil sebelum adanya pernyataan dari James Comey.
Zelensky Geram Trump Longgarkan Sanksi Minyak Rusia
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Trump Kekeh Mau Adang Kapal Iran
Trump Sebut Israel-Lebanon Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari