Kamis, 15/04/2021 10:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Perdagangan pada Kamis (15/4/2021), harga minyak dunia melonjak hampir 5%, menyusul setelah laporan dari Badan Energi Internasional (IEA), diikuti data persediaan AS meningkatkan optimisme tentang kembalinya permintaan setelah penguncian virus corona tahun lalu menghancurkan konsumsi bahan bakar.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni terangkat USD2,91 atau 4,6%, menjadi ditutup di USD66,58 per barel.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) berakhir USD2,97 atau 4,9% lebih tinggi, menjadi menetap di 63,15 dolar AS per barel,.
Persediaan minyak mentah AS turun 5,9 juta barel pekan lalu, kata Badan Informasi Energi (EIA), melebihi perkiraan analis untuk penurunan 2,9 juta barel. Stok minyak mentah di East Coast Amerika Serikat mencapai rekor terendah.
Pesawat Tempur F4 Yunani Jatuh Saat Atraksi Udara, Dua Pilot Tewas
IRGC Klaim Rudal Iran Hantam Kapal Induk dan Kapal Perang AS
Menyusul Soekarno Hatta, Bandara Halim dan Radin Inten II Ditutup Sementara
Pasokan bensin pada minggu terakhir, menunjukkan konsumsi bahan bakar AS, naik menjadi 8,9 juta barel per hari, tertinggi sejak Agustus, laporan EIA menunjukkan.
Stok bensin naik tipis 309.000 barel, lebih rendah dari ekspektasi kenaikan 786.000 barel. Persediaan distilasi turun 2,1 juta barel dalam seminggu yang sama, dibandingkan ekspektasi kenaikan 971.000 barel.(Antara)
Keyword : Minyak Dunia Minyak Mentah