Kamis, 01/04/2021 16:06 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menyampaikan, peran serta ulama dan pemuka agama sangat diperlukan dalam rangka meredam penyebaran ajaran radikal di masyarakat.
Demikian disampaikan politikus NasDem itu saat memimpin kunjungan kerja spesifik ke Mapolda Sulawesi Selatan di Makassar, Sulsel, Kamis (1/4). Menurutnya, peran serta pemuka agama sangat penting, mengingat para terduga teroris kerap mengikuti berbagai kajian-kajian.
"Kalau kita lihat dari surat wasiat para pelaku bom bunuh diri, bisa dilihat isinya sarat ajaran agama yang tentunya mereka dapatkan dari pemuka agama yang mereka ikuti. Karenanya saya melihat di sini peran alim ulama sangat dibutuhkan untuk membantu meluruskan pemahaman yang salah tentang agama," ujar Sahroni.
Sahroni menambahkan bahwa optimalisasi peran ulama ini sangat penting untuk dilakukan oleh Polri maupun BNPT karena mereka biasanya memiliki sentuhan emosional yang kuat pada para pengikutnya.
Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng Harus Berbasis Mitigasi Terukur
DPR Wajibkan Kampus se-Indonesia Bentuk Satgas Pengaduan Pelecehan
Legislator Minta Pemerintah Susun Kebijakan Seimbang untuk Rokok Elektrik
“Para teroris ini biasanya sangat nurut dan mendengarkan apa yang disampaikan oleh ulamanya. Mereka nurut kalau ustaznya yang ngomong, makanya para ulama ini juga harus dilibatkan oleh BNPT dan Kepolisian dalam upaya memberantas paham terorisme ini,” demikian Sahroni.
Keyword : Warta DPR Komisi III DPR Radikalisme Aksi Terorisme