Kamis, 01/04/2021 15:20 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan pentingnya menguatkan ketahanan keluarga dan interaksi sosial di masyarakat.
Menurutnya, hal itu penting dilakukan untuk mencegah menyebarnya paham radikal dan menjadi benih lahirnya aksi radikal.
“Ada pelaku teror dari kalangan muda, generasi milenial, dan keluarga, ini sangat mengkhawatirkan dan menyedihkan,” kata Puan, Kamis (1/4).
Puan melontarkan pernyataan itu atas keprihatinannya pada aksi teror baru-baru ini yang pelakunya adalah sepasang suami istri dan seorang perempuan yang masih muda.
Komdigi: Penanganan Radikalisasi Digital Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Menkomdigi Ingatkan Masyarakat Tak Terkecoh Pola Baru Radikalisasi Digital
Puan Desak Pemerintah Bergerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Dia menegaskan, untuk mencegah peristiwa serupa terulang, maka pemerintah harus menyiapkan dan melaksanakan langkah konkret pencegahannya. Dalam hal ini, Puan menyuarakan perlunya menguatkan ketahanan keluarga dan sosial.
“Interaksi keluarga dan interaksi sosial warga dengan tetangga harus diperkuat dalam konsep ketahanan sosial masyarakat,” terang politisi PDIP ini.
Puan melanjutkan, semua pihak harus saling mengingatkan dan mencegah tersebarnya paham-paham radikal di media sosial. Sebab, banyak pelaku teror terpapar paham radikal dari media sosial.
Selain itu, edukasi kepada generasi muda juga harus terus dilakukan mengenai keberagaman bangsa Indonesia. Tujuannya untuk menguatkan jiwa toleransi dan persatuan sesama anak bangsa.
“Karena itu perlu ada literasi media sosial sekaligus pemantauan konten-konten sosial media yang mengandung materi-materi radikalis dan ekstremisme,” terang Puan.
“Harus ada peningkatan edukasi kepada generasi muda terkait materi moderasi, toleransi, dan inklusifitas,” sambung perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI tersebut.
Keyword : Warta DPR Ketua DPR Puan Maharani Terorisme Radikal