Senin, 22/03/2021 07:02 WIB
Dakar, Jurnas.com - China menyumbangkan 400.000 dosis vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Sinopharm ke Niger pada Minggu (21/3). Itu merupakan vaksin pertama yang diterima negara Afrika Barat itu.
Vaksinasi lambat dimulai di banyak negara Afrika, terutama mengandalkan vaksin gratis dari COVAX, sebuah program yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan organisasi internasional lainnya.
China telah menyumbangkan vaksin ke beberapa negara Afrika lainnya karena bertujuan untuk menumbuhkan niat baik melalui apa yang disebut diplomasi vaksin.
Presiden Niger, Mahamadou Issoufou menerima vaksin pada sebuah upacara di ibu kota Niamey yang juga dihadiri oleh duta besar China. "Mulai Sabtu depan, 27 Maret 2021, kami akan mulai memvaksinasi penduduk Nigerien dengan vaksin ini," kata Issoufou.
Beberapa Bulan Lagi, Hampir 55 Juta Orang Terancam Kelaparan di Afrika Barat dan Tengah
PBB Desak Negara Kaya Cabut Hak Paten Vaksin COVID-19
Pfizer-BioNTech akan Uji Kombinasi Vaksin COVID-19 dan Flu
Niger telah melaporkan 4.911 infeksi dan 185 kematian terkait COVID-19. (Reuters)
Keyword : Vaksin COVID-19Afrika BaratSinopharm