Kemdikbud Pastikan Lembaga Kursus Tak Terdampak Pandemi

Rabu, 03/02/2021 17:51 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memastikan lembaga-lembaga kursus di daerah tidak terdampak pandemi Covid-19.

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemdikbud, Wartanto, mengatakan lembaga kursus tersebut tetap menggelar program pelatihan secara luring, meski harus menerapkan protokol kesehatan.

"Kursus-kursus kecil di daerah itu tidak masalah. Peserta didiknya cuma 20, bisa bergantian 10 orang," terang Wartanto kepada awak media pada Rabu (3/2) di Jakarta.

"Jadi pandemi tidak mempengaruhi, karena di daerah boleh 10 orang atau lima orang, yang penting tidak boleh berkerumun. Protokol kesehatan tetap dilaksanakan," tegas dia.

Wartanto menggarisbawahi pelatihan luring ini tidak berlaku bagi lembaga kursus dengan peserta pelatihan berjumlah besar, salah satu di antaranya Martha Tilaar yang memiliki ribuan peserta.

Mereka, lanjut Wartanto, lebih memilih menggelar pelatihan secara daring guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Wartanto mengatakan saat ini pihaknya sedang dirancang program kolaborasi antara lembaga kursus, dengan perguruan tinggi vokasi dan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

"Harapannya nanti mereka bisa memberikan jaminan dan mutu dan mendapatkan ijazah. Karena selama ini banyak yang lulus dari lembaga kursus tapi tidak bisa meneruskan ke perguruan tinggi karena tidak punya ijazah," terang Wartanto.

TERKINI
Agen Mohamed Salah Bantah Telah Sepakat dengan Besiktas Arsenal Siap Lepas Gabriel Jesus, AC Milan Jadi Peminat Terdepan Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah Hari Ini, Harga Cabai Rawit Capai Rp57.250 per Kilogram