Minggu, 24/01/2021 19:53 WIB
Kuwait, Jurnas.com - Kuwait pada Minggu (24/1) mengurangi jumlah kedatangan penumpang maskapai luar negeri harian sebesar 80 persen menjadi 1.000 untuk membatasi penyebaran varian virus corona (COVID-19) baru.
Dilansir dari Reuters, Surat kabar Kuwait sebelumnya melaporkan keputusan tersebut, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya. Otoritas penerbangan sipil Kuwait tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.
Negara Teluk pada Selasa melaporkan kasus pertama dari varian COVID-19 yang lebih menular, yang menurut kementerian kesehatan telah terdeteksi pada dua wanita yang kembali dari Inggris.
Kuwait Airways milik negara pada Jumat mengatakan akan mengoperasikan lebih sedikit layanan antara 24 Januari dan 6 Februari mengikuti instruksi dari otoritas kesehatan dan peraturan penerbangan negara.
Terbang dari Irak, Drone Serang Pos Perbatasan Kuwait
Kuwait Kutuk Serangan Drone Iran ke Infrastruktur Vital
Iran Kirim Drone ke Bandara Kuwait, Tangki BBM Terbakar
Pekerja rumah tangga dan penumpang transit dibebaskan dari batas kedatangan baru, katanya.
Surat kabar Al-Anbaa melaporkan bahwa kementerian kesehatan telah meminta bandara ditutup tetapi pihak berwenang malah memutuskan untuk membatasi jumlah kedatangan.
Keyword : KuwaitVarian Baru Corona