Rabu, 20/01/2021 17:48 WIB
Bangkok, Jurnas.com - Sebuah kelompok ultra royalis di Thailand meluncurkan partai politik baru pada Rabu (20/1) untuk membela Raja Maha Vajiralongkorn, di tengah seruan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Partai "Thai Pakdee" (Loyal Thai) adalah cabang dari kelompok royalis dengan nama yang sama yang dibentuk Agustus lalu untuk melawan demonstrasi jalanan dengan unjuk rasa untuk mendukung raja.
Politisi veteran Warong Dechgitvigrom akan memimpin partai baru, yang katanya akan melawan kelompok politik yang niat sebenarnya adalah untuk menggulingkan monarki, seperti yang dilansir dari Reuters.
"Sebelum kami membela ... hari ini kami menyatakan perang, kami akan berjuang untuk melindungi monarki," kata Warong dalam konferensi pers.
Konser Boy Band BUS Asal Thailand Buat Penonton Jakarta Histeris
Siap-siap, Thailand Bakal Pungut Pajak bagi Turis Asing
Prabowo Ucapkan Terimakasih ke PDIP dan Megawati
Para pemimpin gerakan protes telah menolak tuduhan bahwa menggulingkan monarki adalah tujuan mereka dan berulang kali mengatakan mereka ingin membuat institusi tersebut lebih kompatibel dengan demokrasi.
Warong mengatakan partai oposisi terkemuka, Maju, dan kelompok Gerakan Progresif terkait akan menjadi saingan politik partainya.
Dalam sebuah pernyataan, Warong mengatakan partainya tidak mendapat dukungan dari kelompok atau bisnis tertentu dan akan menjadi milik rakyat.
Dia tidak menyebutkan nama anggota lain, tetapi mengatakan bahwa komisi pemilihan telah diberitahu tentang pembentukannya dan pengurus akan segera dipilih.
Politisi progresif Piyabutr Saengkanokkul memperingatkan, bagaimanapun, bahwa partai baru itu berisiko mengasosiasikan monarki dengan politik dalam negeri.
“Pembentukan partai yang mengadvokasi perlindungan monarki, baik dengan niat baik atau untuk menghancurkan pihak lain, hanya bisa membawa monarki ke ranah politik,” kata Piyabutr di akun Twitter resminya.