Kembali ke Rusia, Navalny: Saya Enggak Salah Kok

Minggu, 17/01/2021 22:49 WIB

Berlin, Jurnas.com - Kritikus Rusia Alexei Navalny tampak sudah berada di dalam pesawat Pobeda di Jerman, yang akan membawanya terbang kembali ke Rusia.

Rusia merupakan negara asal Navalny, sebelum tokoh oposisi Kremlin tersebut diracun menggunakan racun saraf Novichok, yang nyaris merenggut nyawanya.

Dikutip dari Reuters pada Minggu (17/1), Navalny kembali ke Rusia meskipun ada risiko penangkapan dari pemerintahan Vladimir Putin.

"Saya ditangkap? Saya enggak salah kok," ujar Navalny kepada awak media saat naik ke pesawat.

Navalny, salah satu kritikus utama Presiden Rusia Vladimir Putin, diterbangkan ke Jerman untuk perawatan pada Agustus 2020 lalu.

Dia pingsan di pesawat yang menurut Jerman dan negara-negara Barat lainnya sebagai upaya untuk membunuhnya dengan racun saraf Novichok. Otoritas Rusia menyangkal keterlibatan dalam insiden tersebut.

Dikutip dari Reuters pada Rabu (13/1), Navalny menulis di Instagram bahwa kesehatannya hampir sepenuhnya pulih, dan mengatakan sudah waktunya untuk kembali ke Rusia meskipun berbagai ancaman hukum menimpanya.

Navalny merupakan salah satu target pembunuhan menggunakan racun Novichok yang diduga didalangi oleh pemerintah Rusia. Sebelumnya, mantan intelijen Moskow, Sergei Skripal dan putrinya Yulia Skripal juga selamat dari percobaan pembunuhan tersebut.

TERKINI
Alasan 10 Muharram Disebut Hari Sakral Sekaligus Memilukan Legislator PKS: Pengelolaan Perbatasan Tak Cukup Hanya Fokus pada Keamanan Harga Solar Bersubsidi akan Turun Mulai Bulan Depan OJK Diminta Perkuat Teknologi dan Literasi Berantas Pinjol Ilegal