Senin, 21/12/2020 06:06 WIB
London, Jurnas.com - Arab Saudi pada Minggu (20/12) menangguhkan semua penerbangan penumpang internasional selama satu minggu sebagai tanggapan terhadap merebaknya kasus virus corona (COVID-19) di negara-negara Eropa.
Jalur masuk ke Kerajaan melalui pelabuhan darat dan laut juga telah ditangguhkan dan periode ini dapat diperpanjang seminggu lagi. Keputusan diambil sebagai tanggapan atas munculnya jenis virus baru yang kuat di Inggris dan negara-negara Eropa lainnya.
Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, beberapa penerbangan akan diizinkan dalam keadaan luar biasa.
Siapapun yang telah kembali ke Kerajaan dari negara-negara Eropa atau negara berisiko tinggi setelah 8 Desember harus menjalani karantina selama dua minggu sejak tanggal kedatangan mereka.
Saudi Berlakukan Aturan Baru Masuk Makkah jelang Musim Haji
DPR Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Aman dan Nyaman
Kompleks Industri Petrokimia Saudi Dihantam Serangan Udara Iran
Mereka juga harus menjalani tes COVID-19 selama masa isolasi diri dan mengulangi tes tersebut setiap lima hari. Begitu juga siapapun yang telah kembali dari atau transit melalui negara Eropa atau negara berisiko tinggi dalam tiga bulan terakhir juga harus menjalani tes.
Pergerakan barang, komoditas, dan rantai pasokan dari negara-negara di mana virus yang bermutasi belum muncul akan terus berlanjut seperti biasa.
Pembatasan perjalanan ini akan ditinjau ulang sesuai dengan perkembangan terkait COVID-19.