Sabtu, 28/11/2020 09:06 WIB
Ankara, Jurnas.com - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Ankara sedang melanjutkan pembicaraan dengan Moskow untuk mendatangkan vaksin virus corona (COVID-19).
"Kami sedang dalam pembicaraan untuk membeli vaksin. Saya telah membicarakannya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, sementara menteri kesehatan kami telah mengadakan pembicaraan tentang masalah tersebut dengan mitranya dari China. Diskusi berlanjut," kata Erdogan kepada awak media pada Jumat (27/11).
Erdogan tidak mengesampingkan bahwa otoritas Turki harus memperketat tindakan untuk memerangi infeksi jika situasi COVID-19 di negara itu memburuk.
Pada 25 November, Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca mengatakan bahwa uji coba beracun dari vaksin Rusia akan dimulai di negara itu dalam waktu dekat.
Geopolitik Memanas, Erdogan Tak Diundang ke KTT Uni Eropa di Siprus
Netanyahu Bersumpah akan Terus Perangi Iran dan Proksinya
Temui Erdogan, Menlu Dorong Lonjakan Kerja Sama Ekonomi RI-Turki
Pada 11 Agustus lalu, Rusia menjadi negara pertama yang mendaftarkan vaksin covid, yang diberi nama Sputnik V. Vaksin tersebut dikembangkan oleh Gamaleya Scientific Research Institute of Epidemiology and Microbiology dan menjalani uji klinis pada Juni dan Juli.