Minggu, 15/11/2020 17:53 WIB
Washington, Jurnas.com - Chief Executive Officer Tesla, Elon Musk mengatakan kemungkinan besar memiliki kasus virus coroan baru (COVID-19) yang moderat. Namun, ia masih mempertanyakan keakuratan tes.
"Saya mendapatkan hasil yang sangat berbeda dari laboratorium yang berbeda, tetapi kemungkinan besar saya memiliki kasus COVID-19 yang sedang. Gejala saya adalah flu ringan, yang tidak mengherankan, karena COVID-19 adalah jenis flu," tulis Musk di akun Twitternya
Dilansir dari Reuters, Musk tidak menyebutkan apakah hasil tersebut berasal dari uji reaksi berantai polimerase, yang lebih akurat daripada uji cepat.
"Sedikit naik dan turun. Terasa seperti pilek biasa, tetapi tubuh lebih sakit dan kepala keruh daripada batuk/bersin," tulis CEO Tesla dalam menjawab pertanyaan pengguna tentang gejala yang yang ia rasakan.
Harta Rp14.152 Triliun, Elon Musk Orang Terkaya di Dunia
Elon Musk: Implan Otak Neuralink Siap Diproduksi Massal
Trump Calonkan Kembali Sekutu Elon Musk sebagai Kepala NASA
Pada Kamis (12/11), Musk mengatakan, hasil tes antigen cepat dari mesin yang sama dan tes yang sama menunjukkan dia dinyatakan positif dua kali dan kemudian negatif dua kali pada hari yang sama.
Kehadiran Musk pada peluncuran akhir pekan empat astronot NASA ke orbit di atas pesawat ruang angkasa perusahaan SpaceX-nya dipertanyakan karena COVID-19.
Keyword : CEO TeslaElon MuskTerjangkit COVID-19