Arab Saudi Kecam Penusukan di Nice yang Tewaskan 3 Orang

Jum'at, 30/10/2020 06:55 WIB

Riyadh, Jurnas.com - Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengutuk serangan di sebuah gereja di kota Nice di Prancis selatan yang menewaskan tiga orang pada Kamis (29/10).

Dilansir dari Arab News, Kementerian menyatakan penolakan atas serangan ekstremis di Basilika Notre Dame dan lainnya seperti itu, dan mengatakan bahwa mereka tidak konsisten dengan semua agama, kepercayaan dan naluri manusia.

Kementerian menekankan pentingnya menolak praktik yang menumbuhkan kebencian, kekerasan, dan ekstremisme. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan pemerintah Prancis serta publik, berharap mereka yang terluka segera pulih.

Liga Dunia Muslim (MWL) juga mengutuk serangan itu dan menggambarkannya sebagai kejahatan teroris. Menurutnya, Islam tidak bersalah atas serangan semacam itu dan menganggapnya sebagai kejahatan buruk yang merupakan produk ideologi teroris.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga mengutuk serangan itu dan mengatakan menolak ekstremisme dan terorisme dalam segala bentuk dan bentuk terlepas dari motifnya.

Dewan Cendekiawan Senior mengutuk Serangan Nice dan mengatakan bahwa adalah tugas orang untuk mempraktikkan toleransi dan kerja sama yang membangun di dunia. Menambahkan bahwa Islam mengutamakan melindungi warga sipil.

Dewan Kerjasama Teluk (GCC), Kuwait, Bahrain dan Mesir juga mengutuk serangan itu.

TERKINI
Ini Lima Rekomendasi Menu Sarapan untuk Program Diet Enam Amalan Sunah yang Dianjurkan pada Bulan Dzulqa`dah Inilah Keutamaan Bulan Dzulqa`dah dalam Islam Berbagai Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam di Bulan Dzulqa`dah