Sabtu, 19/09/2020 07:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sekitar 200 tahanan di penjara Roumieh Beirut telah tertular virus corona baru atau covid-19.
Presiden Ordo Dokter Lebanon, Charaf Abou Charaf, mengatakan bahwa ada 200 infeksi yang dikonfirmasi di penjara Roumieh di pinggiran kota Beirut.
“Kami khawatir situasi infeksi bisa bertambah parah, dan kami meminta melengkapi rumah sakit swasta dan umum jika jumlah penularan meningkat,” ujar Abou dilansir Middleeast, Sabtu (19/09).
Pasukan keamanan baru-baru ini menyatakan bahwa 22 infeksi telah terdaftar, termasuk 13 narapidana dan sembilan penjaga, di dalam penjara Roumieh.
Mengapa Hari Bersih-Bersih Sedunia Diperingati Setiap 20 September?
Di 100 Tahun Gontor, Prabowo Pertegas Sikap RI pada Kemerdekaan Palestina
3 Tanda Riya yang Sering Tidak Disadari dalam Kehidupan Sehari-hari
Menurut media lokal, ada 4.000 narapidana di penjara, empat kali lipat dari kapasitasnya, yang menimbulkan kritik dari berbagai kalangan.
Keyword : Virus CoronaTahanan Lebanon-